Polinela, Kamis (09/07/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui penyelenggaraan National Economic, Creative, Academic Competition (NECAC) 2026 yang berlangsung di Kampus Polinela.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi dan Bisnis (HMJ Ekbis) Polinela di bawah pembinaan Tunjung Andarwangi, S.P., M.P.
NECAC 2026 menjadi ajang kompetisi nasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk berkompetisi sekaligus memperluas jejaring akademik, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis, inovatif, dan kolaboratif.
Peserta kompetisi berasal dari berbagai perguruan tinggi ternama, di antaranya Universitas Sebelas Maret, IPB University, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Swadaya Gunung Jati, Universitas Lampung, Universitas Teknokrat Indonesia, Universitas Sriwijaya, Politeknik Negeri Sriwijaya, Politeknik Negeri Lampung, Perbanas Institute, UIN Raden Intan Lampung, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), serta Politeknik Industri Petrokimia Banten.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti delapan cabang perlombaan yang meliputi Business Plan, Essay, Poster, Reels, Debat, Entrepreneurship, Badminton, dan Futsal. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan sportivitas, mencerminkan semangat mahasiswa dalam menghasilkan karya, gagasan, serta inovasi yang memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa.
Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, pembina, dosen, serta mitra yang telah mendukung terselenggaranya NECAC 2026.
“NECAC merupakan wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi akademik, kreativitas, jiwa kewirausahaan, serta kemampuan berkolaborasi. Melalui ajang ini, Polinela ingin menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga membangun jejaring antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kami berharap NECAC terus berkembang menjadi kompetisi nasional yang melahirkan inovator dan pemimpin muda yang adaptif terhadap tantangan masa depan,” ujar Direktur.
Sementara itu, Pembina HMJ Ekonomi dan Bisnis, Tunjung Andarwangi, S.P., M.P., mengungkapkan bahwa NECAC merupakan bagian dari upaya organisasi mahasiswa dalam menciptakan ruang aktualisasi diri yang mampu mengintegrasikan kemampuan akademik dengan keterampilan nonakademik.
“Melalui NECAC, mahasiswa tidak hanya berkompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga belajar membangun kerja sama, kepemimpinan, komunikasi, serta memperluas wawasan melalui interaksi dengan peserta dari berbagai daerah. Hal ini menjadi bekal penting dalam mempersiapkan lulusan yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Selain menjadi tuan rumah, mahasiswa Polinela juga berhasil menunjukkan prestasi membanggakan di berbagai cabang lomba. Pada cabang Essay Tingkat Mahasiswa, Polinela meraih Juara III. Pada cabang Poster, mahasiswa Polinela mendominasi sejumlah kategori, termasuk Juara I Kompeten, Juara III Kompeten, serta seluruh kategori Pemula. Dominasi serupa juga terlihat pada cabang Reels, Debat, Badminton, Entrepreneurship, hingga Futsal, di mana tim dan mahasiswa Polinela berhasil meraih berbagai gelar juara.

Keberhasilan penyelenggaraan NECAC 2026 semakin mempertegas komitmen Politeknik Negeri Lampung sebagai perguruan tinggi vokasi yang terus mendorong lahirnya mahasiswa berprestasi, kreatif, inovatif, dan berdaya saing global melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik yang kolaboratif dan berdampak.





