Berita

Polinela Perkuat Ekosistem Vokasi melalui Kunjungan SMKN 1 Way Bungur

Polinela, Selasa (15/09/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menerima kunjungan dari SMKN 1 Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, sebagai bagian dari upaya memperkuat keterhubungan dan keberlanjutan pendidikan vokasi dari jenjang sekolah menengah ke perguruan tinggi. Kegiatan dilaksanakan pada Senin (14/09) di ruang sakura Polinela.

Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi para siswa SMKN 1 Way Bungur untuk mengenal lebih dekat lingkungan pendidikan tinggi, khususnya karakteristik pembelajaran di perguruan tinggi vokasi yang menekankan keseimbangan antara penguasaan teori, keterampilan praktis, serta kesiapan menghadapi dunia kerja dan perkembangan industri.

SMKN 1 Way Bungur memiliki sejumlah kompetensi keahlian yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi, di antaranya Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO)/Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Bodi Otomotif (TBO), Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Farmasi Klinis dan Komunitas, serta Busana.

Keberagaman kompetensi tersebut memiliki irisan yang kuat dengan pengembangan pendidikan vokasi di tingkat perguruan tinggi. Melalui kunjungan ke Polinela, siswa dapat memperoleh gambaran mengenai pilihan pendidikan lanjutan yang dapat ditempuh sesuai minat, kompetensi, dan rencana karier masing-masing.

Sebagai Perguruan Tinggi Pendidikan Vokasi, Polinela terus mendorong terbentuknya ekosistem pendidikan yang berkesinambungan, mulai dari pendidikan menengah kejuruan hingga pendidikan tinggi. Penguatan hubungan dengan satuan pendidikan SMK menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman siswa mengenai peluang melanjutkan pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensi profesional.

Kegiatan kunjungan juga menjadi ruang untuk memperkenalkan suasana akademik dan pembelajaran vokasi di Polinela, termasuk bagaimana mahasiswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik melalui laboratorium, bengkel, teaching factory, kegiatan proyek, serta berbagai bentuk pembelajaran yang mendekatkan mahasiswa dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Bagi siswa SMK, pemahaman mengenai pilihan pendidikan setelah lulus menjadi semakin penting di tengah perubahan kebutuhan kompetensi tenaga kerja. Lulusan SMK memiliki modal keterampilan yang dapat dikembangkan lebih lanjut melalui pendidikan tinggi sehingga mampu memiliki kompetensi yang lebih spesifik, adaptif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan industri.

Melalui kegiatan ini, Polinela turut membuka perspektif bahwa pendidikan vokasi tidak berhenti pada penguasaan keterampilan di jenjang SMK, tetapi dapat dilanjutkan melalui pendidikan tinggi untuk memperkuat kompetensi, meningkatkan kapasitas profesional, dan memperluas peluang karier.

Kunjungan SMKN 1 Way Bungur sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polinela dalam membangun jejaring pendidikan vokasi yang saling terhubung. Kolaborasi dan komunikasi antara SMK dan perguruan tinggi diharapkan dapat menciptakan jalur pengembangan sumber daya manusia vokasi yang lebih kuat, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan pembangunan daerah maupun dunia kerja.

Dengan semakin eratnya hubungan antara pendidikan menengah kejuruan dan perguruan tinggi vokasi, siswa diharapkan mampu merancang masa depan secara lebih terarah—baik untuk melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, berwirausaha, maupun mengembangkan kompetensi sesuai bidang keahliannya.

Polinela memandang kunjungan SMKN 1 Way Bungur bukan sekadar agenda pengenalan kampus, tetapi sebagai bagian dari upaya bersama membangun kesinambungan pendidikan vokasi yang menghasilkan sumber daya manusia terampil, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.