Polinela, Selasa (04/08/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan audiensi bersama PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Panjang yang dilaksanakan sebagai langkah awal membangun sinergi strategis dalam pengembangan teknologi informasi.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi ini menjadi momentum untuk menjajaki peluang kerja sama di bidang digitalisasi serta pengembangan perangkat lunak yang dapat mendukung transformasi operasional industri energi.
Dari pihak PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Panjang hadir Integrated Terminal Manager Panjang, Titon Srihardian, didampingi Senior Supervisor I HSSE & Fleet Safety, Samino, Supervisor I HSSE, Bayu Aji Pamungkas, serta Community Development Officer, Ayu Nirmala Lutfie Syarief.
Sementara itu, Polinela diwakili oleh Wakil Direktur Bidang Kerja Sama, Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs., bersama Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), Khusnatul Amaliah, S.Kom., M.Kom., beserta tim Program Studi TRPL, Tim Kerja Sama, dan Koordinator Hubungan Masyarakat Polinela.
Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak membahas peluang kolaborasi pengembangan berbagai aplikasi dan sistem informasi yang mendukung peningkatan efektivitas operasional PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Panjang. Beberapa inisiasi pengembangan perangkat lunak yang menjadi topik diskusi meliputi Tank Pass, Smart ACS, Safe Hub, serta Smart HSE. Keempat sistem tersebut diharapkan mampu mendukung proses digitalisasi perusahaan, meningkatkan efisiensi kerja, memperkuat aspek keselamatan kerja (Health, Safety, Security, and Environment/HSSE), serta menghadirkan sistem operasional yang lebih terintegrasi.
Wakil Direktur Bidang Kerja Sama Polinela, Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs., menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi vokasi dengan dunia industri merupakan langkah strategis dalam menciptakan inovasi yang berdampak nyata. Menurutnya, Polinela memiliki sumber daya akademik yang kompeten, khususnya di bidang rekayasa perangkat lunak, sehingga dapat berkontribusi dalam mendukung kebutuhan transformasi digital industri.
Melalui Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, Polinela siap menghadirkan berbagai solusi berbasis teknologi yang tidak hanya menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi mitra industri. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat implementasi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) sekaligus menghasilkan inovasi yang aplikatif sesuai kebutuhan lapangan.
Audiensi ini juga menjadi ruang diskusi mengenai peluang pengembangan kerja sama yang lebih luas, seperti pelaksanaan magang industri, penelitian terapan, pengembangan aplikasi berbasis kebutuhan pengguna (user-oriented software development), hingga keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam penyelesaian berbagai tantangan teknologi yang dihadapi industri.
Bagi PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Panjang, kolaborasi dengan institusi pendidikan vokasi menjadi salah satu strategi untuk memperoleh dukungan inovasi dari kalangan akademisi sekaligus membangun ekosistem pengembangan teknologi yang berkelanjutan. Sementara bagi Polinela, kemitraan ini merupakan implementasi nyata dari visi perguruan tinggi vokasi dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan solusi atas berbagai permasalahan di dunia kerja.
Melalui audiensi ini, Politeknik Negeri Lampung dan PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Panjang berharap inisiasi kerja sama di bidang pengembangan teknologi informasi dapat segera diwujudkan dalam bentuk program-program konkret. Sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan industri diharapkan mampu melahirkan inovasi digital yang mendukung peningkatan produktivitas, keselamatan kerja, dan transformasi digital perusahaan, sekaligus menjadi wahana pembelajaran yang relevan bagi sivitas akademika Polinela dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 dan era transformasi digital nasional.





