Polinela, Rabu (15/07/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperkuat internasionalisasi pendidikan vokasi.
Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Polinela mengutus salah satu dosen Program Studi Kimia Terapan, Vida Elsyana, S.Pd., M.Pd. untuk mengikuti Training Program for Indonesian University Teachers on Intelligent Manufacturing Technology of New Chemical Materials yang diselenggarakan di Republik Rakyat Tiongkok.

Program pelatihan internasional tersebut berlangsung pada 8–17 Juni 2026 dan diselenggarakan oleh Liming Vocational University (LMU), Quanzhou, Tiongkok, sebagai salah satu institusi pendidikan vokasi terkemuka yang memiliki fokus pada pengembangan teknologi manufaktur dan pendidikan berbasis industri.
Keikutsertaan Polinela dalam program ini merupakan implementasi dari kerja sama strategis yang terjalin melalui China-Indonesia TVET Industry-Education Alliance (CITIEA). Dalam konsorsium tersebut, Polinela dan LMU secara aktif membangun kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi melalui pertukaran pengetahuan, penguatan kompetensi dosen, serta pengembangan jejaring internasional.
Pelatihan dilaksanakan secara intensif dengan skema pembiayaan bersama antara Polinela dan LMU sebagai bagian dari upaya bersama dalam mempersiapkan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi sesuai dengan perkembangan teknologi industri global.
Selama mengikuti pelatihan, peserta memperoleh berbagai materi mengenai penerapan teknologi manufaktur cerdas pada industri kimia modern. Materi yang diberikan meliputi perkembangan material kimia baru, teknologi produksi serat, simulasi sistem otomasi Distributed Control System (DCS) pada proses distilasi, pengembangan formula material sepatu fungsional, hingga teknologi pemrosesan material komposit berbasis pencetakan tiga dimensi (3D printing).
Untuk memperkuat pemahaman terhadap implementasi teknologi di dunia industri, peserta juga melakukan kunjungan ke sejumlah perusahaan mitra di Tiongkok. Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengamati secara langsung penerapan teknologi manufaktur cerdas, sistem produksi modern, serta pengelolaan industri berbasis inovasi yang mendukung peningkatan daya saing sektor manufaktur.
Selain pembelajaran teknis, program ini juga menghadirkan kegiatan cultural visit sebagai bagian dari penguatan wawasan global peserta. Dalam kesempatan tersebut, peserta mengunjungi sejumlah museum bersejarah di Kota Quanzhou guna mengenal lebih dekat sejarah kota yang dikenal sebagai salah satu pelabuhan utama Jalur Sutra Maritim (Maritime Silk Road) pada masa lampau. Kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai nilai sejarah, budaya, serta perkembangan peradaban yang menjadi bagian penting dalam hubungan perdagangan dan pertukaran budaya dunia.
Partisipasi dosen Polinela dalam program internasional ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan institusi, khususnya dalam peningkatan kualitas pembelajaran di Program Studi Kimia Terapan. Pengetahuan, pengalaman, serta jejaring internasional yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses pendidikan, pengembangan kurikulum, kegiatan penelitian terapan, maupun kerja sama dengan mitra industri.
Melalui berbagai program peningkatan kapasitas dosen di tingkat internasional, Polinela terus mempertegas komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki daya saing global. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Polinela dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan vokasi, memperluas kolaborasi dengan institusi luar negeri, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang profesional dan inovatif di bidang kimia terapan maupun teknologi manufaktur masa depan.
Ke depan, Polinela berharap kolaborasi dengan Liming Vocational University dan jejaring CITIEA dapat terus berkembang melalui berbagai program akademik, riset terapan, pertukaran dosen, maupun pengembangan inovasi bersama yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi Indonesia di tingkat internasional.





