Dorong Produktivitas Tri Dharma, Polinela Gelar Workshop Percepatan Kenaikan Jabatan Akademik Dosen
Berita

Dorong Produktivitas Tri Dharma, Polinela Gelar Workshop Percepatan Kenaikan Jabatan Akademik Dosen

Polinela, Kamis (04/06/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menyelenggarakan Workshop Percepatan Kenaikan Jabatan Akademik Dosen Berdasarkan Kepmendiktisaintek Nomor 39/M/KEP/2026 serta Workshop Strategi Penyusunan Proposal Hibah Nasional yang Kompetitif yang diikuti oleh para ketua jurusan dan dosen di lingkungan Polinela.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Ketua Jurusan Teknologi Pertanian, Ketua Jurusan Peternakan, Ketua Jurusan Ekonomi dan Bisnis, Ketua Jurusan Perikanan dan Kelautan, Ketua Jurusan Teknik, serta Ketua Jurusan Teknologi Informasi sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola akademik dan peningkatan kapasitas sumber daya dosen dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengembangan karier akademik dosen merupakan salah satu prioritas institusi dalam mewujudkan pendidikan tinggi vokasi yang unggul dan berdaya saing.

“Jabatan akademik dosen bukan hanya menjadi pengakuan atas kompetensi dan kinerja akademik, tetapi juga mencerminkan kualitas institusi dalam melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, Polinela terus mendorong seluruh dosen untuk meningkatkan produktivitas akademik, memperkuat publikasi ilmiah, serta aktif dalam berbagai program penelitian dan pengabdian yang didukung oleh hibah nasional,” ujar Direktur.

Beliau juga menegaskan bahwa regulasi terbaru yang tertuang dalam Kepmendiktisaintek Nomor 39/M/KEP/2026 perlu dipahami secara menyeluruh agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh dosen dalam merencanakan dan mempercepat jenjang karier akademiknya.

Selain itu, Direktur berharap melalui workshop ini akan lahir lebih banyak proposal penelitian dan pengabdian yang berkualitas serta mampu bersaing pada skema pendanaan nasional.

“Keberhasilan memperoleh hibah nasional tidak hanya berdampak pada peningkatan reputasi dosen dan institusi, tetapi juga menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dunia industri, dan pembangunan daerah. Karena itu, kemampuan menyusun proposal yang kompetitif menjadi kompetensi yang harus terus diperkuat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Polinela menghadirkan Prof. Dr. Muhamad Syukur, S.P., M.Si. dari IPB University sebagai narasumber utama.

Dalam sesi pertama, Prof. Muhamad Syukur menyampaikan materi mengenai “Sosialisasi dan Pemaparan Percepatan Kenaikan Jabatan Akademik Dosen Berdasarkan Kepmendiktisaintek Nomor 39/M/KEP/2026”. Materi tersebut membahas berbagai kebijakan terbaru terkait mekanisme kenaikan jabatan akademik, pemenuhan unsur Tri Dharma, strategi peningkatan luaran akademik, serta langkah-langkah yang dapat ditempuh dosen untuk mempercepat pengajuan jabatan akademik secara efektif dan sesuai ketentuan.

Selanjutnya, pada sesi kedua, beliau memaparkan materi “Strategi Penyusunan Proposal Hibah Nasional yang Kompetitif”. Dalam paparannya, Prof. Muhamad Syukur menekankan pentingnya kemampuan mengidentifikasi permasalahan yang relevan, menyusun roadmap penelitian yang jelas, menghadirkan unsur kebaruan dan inovasi, serta menyelaraskan proposal dengan prioritas program pendanaan nasional.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, Politeknik Negeri Lampung berharap dapat mempercepat peningkatan jabatan akademik dosen, memperkuat budaya riset dan inovasi, serta meningkatkan jumlah proposal hibah yang berhasil memperoleh pendanaan nasional. Langkah ini sejalan dengan komitmen Polinela dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi guna mendukung kemajuan pendidikan tinggi vokasi di Indonesia.