Berita

Perkuat Layanan Pendidikan Vokasi, Polinela Bekali Tenaga Kependidikan dengan Kompetensi Service Excellence

Polinela, Jum’at (28/08/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) terus memperkuat kualitas layanan pendidikan vokasi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, termasuk tenaga kependidikan yang menjadi salah satu garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa dan seluruh pemangku kepentingan.

Komitmen tersebut diwujudkan Jurusan Ekonomi dan Bisnis Polinela melalui kegiatan Pelatihan Service Excellence untuk Tenaga Kependidikan Jurusan Ekonomi dan Bisnis Politeknik Negeri Lampung

Komitmen tersebut diwujudkan Jurusan Ekonomi dan Bisnis Polinela melalui kegiatan Pelatihan Service Excellence untuk Tenaga Kependidikan Jurusan Ekonomi dan Bisnis Politeknik Negeri Lampung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya pelayanan yang profesional, responsif, komunikatif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan di lingkungan kampus.

Pelatihan diikuti oleh tenaga kependidikan di lingkungan Jurusan Ekonomi dan Bisnis dengan menghadirkan narasumber yang memberikan pembekalan mengenai prinsip-prinsip pelayanan prima, komunikasi efektif, serta strategi membangun pengalaman layanan yang positif.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman bahwa service excellence tidak sekadar berkaitan dengan kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pelayanan. Lebih dari itu, pelayanan prima mencakup sikap profesional, keramahan, kemampuan membangun komunikasi yang efektif, kepedulian, serta kesigapan dalam memahami dan merespons kebutuhan pengguna layanan.

Hal tersebut menjadi penting dalam lingkungan perguruan tinggi, karena kualitas layanan tenaga kependidikan turut membentuk pengalaman mahasiswa selama menjalani proses pendidikan. Pelayanan akademik dan administrasi yang baik diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman, tertib, informatif, dan mendukung kelancaran proses pembelajaran.

Direktur Polinela, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., menyampaikan bahwa peningkatan kualitas layanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya Polinela membangun tata kelola pendidikan vokasi yang semakin profesional.

Menurutnya, tenaga kependidikan memiliki posisi strategis dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, karena berinteraksi langsung dengan mahasiswa, dosen, orang tua, mitra, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Pelayanan prima harus menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan Polinela. Setiap layanan yang diberikan harus mengedepankan profesionalisme, ketepatan, kecepatan, keramahan, serta kepedulian terhadap kebutuhan pengguna layanan. Dengan demikian, kualitas layanan yang baik akan menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan di Polinela,” ujar Didik.

Ia juga menekankan pentingnya membangun pola komunikasi yang baik dalam setiap proses pelayanan. Menurutnya, kemampuan memahami kebutuhan pengguna layanan, memberikan informasi secara jelas, serta menyelesaikan persoalan secara tepat merupakan kompetensi penting yang perlu terus dikembangkan oleh tenaga kependidikan.

“Tenaga kependidikan tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi bagian dari wajah institusi. Karena itu, setiap interaksi dengan mahasiswa dan pemangku kepentingan harus mampu memberikan pengalaman layanan yang positif,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Jurusan Ekonomi dan Bisnis Polinela, Marlinda Apriyani, S.P., M.P., menyampaikan bahwa pelatihan service excellence merupakan langkah strategis untuk memperkuat kompetensi dan profesionalisme tenaga kependidikan di lingkungan jurusan.

Menurut Marlinda, pelayanan yang berkualitas membutuhkan kesamaan pemahaman dan komitmen dari seluruh unsur yang terlibat. Tenaga kependidikan diharapkan tidak hanya mampu menyelesaikan pekerjaan secara administratif, tetapi juga dapat memberikan pelayanan yang ramah, solutif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa pelayanan prima merupakan bagian dari budaya kerja. Tenaga kependidikan diharapkan mampu memberikan layanan yang profesional sekaligus humanis, sehingga mahasiswa dan seluruh pemangku kepentingan mendapatkan pengalaman pelayanan yang baik di lingkungan Jurusan Ekonomi dan Bisnis,” ungkap Marlinda.

Pelaksanaan pelatihan berlangsung secara interaktif. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi dan praktik yang mendorong pemahaman terhadap berbagai situasi pelayanan secara lebih konkret. Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk mengevaluasi pola pelayanan yang selama ini dilakukan sekaligus mengidentifikasi langkah-langkah perbaikan yang dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, tenaga kependidikan diharapkan semakin mampu menerapkan standar pelayanan yang profesional dalam mendukung berbagai kebutuhan akademik dan administrasi. Penguatan kompetensi tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Jurusan Ekonomi dan Bisnis Polinela.

Bagi Polinela sebagai perguruan tinggi pendidikan vokasi, kualitas layanan merupakan salah satu unsur penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan. Layanan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada pengguna akan memperkuat kepercayaan mahasiswa serta pemangku kepentingan terhadap institusi.

Pelatihan Service Excellence diharapkan tidak berhenti pada pemahaman materi selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diimplementasikan secara konsisten dalam aktivitas pelayanan sehari-hari. Dengan demikian, semangat pelayanan prima dapat berkembang menjadi budaya kerja yang melekat pada setiap tenaga kependidikan.

Jurusan Ekonomi dan Bisnis Polinela berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan kapasitas sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, profesional, humanis, dan berkelanjutan.

Melalui penguatan budaya service excellence, Polinela semakin menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa dan seluruh pemangku kepentingan, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola perguruan tinggi vokasi yang unggul dan berorientasi pada mutu.