Berita

Mahasiswa Polinela Haris Imron Ciptakan Smart Urban Farming Sistem Hidroponik Berbasis IoT

POLINELA, Rabu (25/01/2022). Mahasiswa Politeknik Negeri Lampung (Polinela) Magister Terapan Ketahanan Pangan, Mohamad Haris Imron S. Jaya, S.P., M.Tr.P telah menyelesaikan ujian tesis berjudul ‘Respon Morfofisiologi dan Metabolit Sekuder Tanaman Selada pada Budidaya Sistem Hidroponik Indoor berbasis Internet of Things’, Selasa (17/1/2023) bertempat di Gedung Perpustakaan Lantai II, Kampus Polinela.

Smart Urban Farming dengan Sistem Hidroponik ini banyak keunggulannya. Sistem Urban Farming ini dapat menjadi solusi produksi sayuran, karena bisa dimanfaatkan untuk lahan pekarangan rumah khususnya masyarakat perkotaan.

Target dari penelitian ini adalah untuk mempercepat produksi panen dari jenis sayuran seperti Selada, Kailan, Kale, dan Sayuran Hijau lainnya. “Dengan Sistem ini pertumbuhan tanaman kita percepat dengan menggunakan cahaya dari lampu LED. Dari situ nantinya pertumbuhan tanaman akan tumbuh secara maksimal kita atur dengan Sistem Hidroponik,” ucapnya.

Dari hasil penelitian, ujar Haris, telah didapat tumbuhan sayuran Selada siap panen hanya dalam waktu 30 hari. “Normalnya untuk Selada itu panen 45 hari, jadi ada waktu 15 hari lebih awal untuk waktu panen. Kemudian, bobot sayuran bisa mencapai 220 gram dibandingkan dengan sistem green house,” ujarnya.

Penggunaan penanaman dengan sistem Smart Urban Farming ini bebas dari Pestisida Kimia. “Karena, dengan sistem ini bisa meminimalisir hama dan penyakit pada tumbuhan. Lingkungan yang dijaga lebih steril daripada sistem Green House maupun Konvensional,” tambahnya.

Dosen Pembimbing dalam pembuatan tesis Pembimbing I Dr. T. Imam Sofi’i, S.TP., M.Si dan Pembimbing II Dr. Ir. Septafiansyah Dwi Putra, S.T., M.T. Menurut Dr. Septa, mengatakan konsep penelitian ini merupakan pendekatan dari ilmu digital dengan pertanian. “Karena, saat ini ilmu pengetahuan dan disiplin ilmu itu akan saling bertautan. Tujuannya yaitu untuk efisiensi waktu, karena dengan Sistem Urban Farming bisa mengoptimalkan pertumbuhan dari tanaman, dapat lebih terpantau dan termonitor,” ucap Dr. Septa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *