Polinela, Senin (27/04/2026). Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-42 Politeknik Negeri Lampung (Polinela), Jurusan Teknik melalui Program Studi Teknologi Sumberdaya Lahan dan Lingkungan (TSL) berkolaborasi dengan Unit Penunjang Akademik (UPA) Perawatan dan Perbaikan gelar Panen Raya Perdana Jagung Manis bertema “Bersama, Kita Lebih Bahagia”. Kegiatan ini menjadi wujud nyata implementasi pembelajaran berbasis praktik sekaligus penguatan sinergi antarunit di lingkungan kampus.
Panen raya yang berlangsung di lahan praktik Polinela ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Direktorat Pendidikan Informal dan Nonformal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Faisal, S.Pd, M.T. Selaku Pengembang Teknologi Pembelajaran Kemendikdasmen, serta jajaran pimpinan dan civitas akademika Polinela.
Direktur Polinela yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum, Iskandar Zulkarnain, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan bagian dari komitmen Polinela dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang adaptif, aplikatif, dan berdampak nyata.
“Kegiatan panen raya ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan hasil dari proses pembelajaran terapan yang melibatkan mahasiswa secara langsung di lapangan. Kolaborasi antara program studi dan unit penunjang akademik menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa momentum Dies Natalis ke-42 ini menjadi refleksi bagi Polinela untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi berbasis teknologi terapan dan kebutuhan industri.
Sementara itu, Koordinator Program Studi Teknologi Sumberdaya Lahan dan Lingkungan, I Gde Darmaputra, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kurikulum berbasis praktik yang berorientasi pada pengelolaan sumberdaya lahan secara berkelanjutan.
“Panen raya jagung manis ini merupakan hasil dari proses pembelajaran mahasiswa mulai dari tahap perencanaan, pengolahan lahan, penanaman, hingga pemeliharaan. Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang kuat di lapangan,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas unit dalam mendukung keberhasilan kegiatan tersebut, sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif bagi mahasiswa.
Di sisi lain, Kepala UPA Perawatan dan Perbaikan, Supriyanto, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan UPA dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan akademik berbasis praktik. “UPA Perawatan dan Perbaikan berperan dalam memastikan kesiapan sarana dan prasarana, mulai dari pengolahan lahan hingga dukungan teknis lainnya. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan menjadi model sinergi yang produktif di lingkungan Polinela,” ungkapnya.
Kehadiran Tim Direktorat Pendidikan Informal dan Nonformal turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini sebagai bentuk implementasi nyata pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Kegiatan panen raya berlangsung dengan penuh antusiasme, ditandai dengan proses pemetikan jagung manis secara simbolis oleh para tamu undangan. Selain menjadi ajang perayaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi inspirasi dalam pengembangan pertanian modern berbasis teknologi dan praktik berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Polinela kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang tidak hanya fokus pada penguatan akademik, tetapi juga pada penerapan ilmu pengetahuan secara nyata untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.





