Polinela, Kamis (13/08/2026). Tidak hanya memperkenalkan lingkungan akademik, Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 Politeknik Negeri Lampung (Polinela) juga menjadi momentum untuk mengenalkan berbagai layanan penunjang yang akan mendampingi mahasiswa selama menempuh pendidikan.
Memasuki hari keempat pelaksanaan PKKMB, mahasiswa baru mendapatkan pemahaman mengenai berbagai layanan internal Polinela, mulai dari layanan akademik dan kemahasiswaan, keuangan dan umum, perpustakaan, teknologi informasi dan komunikasi, perawatan dan perbaikan, sertifikasi kompetensi, hingga pengembangan karier dan kewirausahaan.
Pengenalan tersebut menjadi penting karena kehidupan mahasiswa di perguruan tinggi tidak hanya berlangsung di ruang kuliah maupun laboratorium. Mahasiswa juga akan berinteraksi dengan berbagai sistem dan layanan kampus yang mendukung kelancaran proses pendidikan, pengembangan kompetensi, hingga persiapan memasuki dunia kerja.
Pada sesi tersebut, Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Polinela, Kasmir, S.Sos., memberikan materi mengenai Layanan Akademik dan Kemahasiswaan. Melalui materi ini, mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai layanan yang berkaitan langsung dengan perjalanan akademik dan aktivitas kemahasiswaan. Pemahaman tersebut diharapkan membantu mahasiswa mengetahui prosedur, kanal layanan, serta pihak yang dapat dihubungi ketika membutuhkan dukungan selama menjalani proses pendidikan di Polinela.
Selanjutnya, Kepala Bagian Keuangan dan Umum, Zahermanto, S.P., M.H., menyampaikan materi mengenai Layanan Keuangan dan Umum. Dalam sesi tersebut turut disampaikan informasi mengenai layanan PT Asuransi Jiwa Syariah Al Amin yang diperuntukkan bagi mahasiswa. Pengenalan layanan keuangan menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai aspek administratif dan layanan pendukung yang akan mereka temui selama menjadi bagian dari sivitas akademika Polinela.
Mahasiswa kemudian diperkenalkan dengan UPA Perpustakaan yang disampaikan oleh Kepala UPA Perpustakaan, Dr. Ir. Suraya Kaffi Syahfura, M.T.A. Perpustakaan diperkenalkan sebagai salah satu fasilitas penting dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan wawasan mahasiswa. Keberadaan perpustakaan tidak hanya menjadi tempat memperoleh bahan bacaan, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem akademik yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mendukung tugas, penelitian, pengembangan pengetahuan, serta berbagai aktivitas pembelajaran.
Selanjutnya, UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang dipimpin oleh Halim Fathoni, Ph.D., turut memperkenalkan layanan teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan Polinela. Penyampaian materi dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris UPA TIK Polinela. Layanan TIK menjadi bagian yang semakin penting dalam mendukung aktivitas akademik mahasiswa di tengah transformasi digital perguruan tinggi. Mahasiswa diharapkan memahami berbagai fasilitas dan dukungan teknologi yang tersedia sehingga dapat mengoptimalkan pemanfaatannya selama menjalani proses pendidikan.
Mahasiswa baru juga memperoleh informasi mengenai UPA Perawatan dan Perbaikan. Materi yang seharusnya disampaikan oleh Kepala UPA Perawatan dan Perbaikan, Supriyanto, S.P., M.Si., pada kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris UPA Perawatan dan Perbaikan, Kresna Shifa Usodri, S.P. Pengenalan unit ini memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai dukungan pengelolaan fasilitas dan sarana prasarana kampus yang turut menunjang kenyamanan dan kelancaran aktivitas akademik.
Berikutnya, mahasiswa diperkenalkan dengan UPA Layanan dan Uji Kompetensi/Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang dipimpin oleh Eko Subiantoro, S.Kom., M.Kom. Bagi perguruan tinggi vokasi, keberadaan layanan uji kompetensi dan sertifikasi memiliki posisi strategis karena berkaitan dengan pengakuan kompetensi mahasiswa. Mahasiswa dikenalkan dengan pentingnya sertifikasi sebagai salah satu instrumen yang dapat memperkuat daya saing dan kesiapan mereka ketika memasuki dunia kerja.
Tidak berhenti pada kompetensi teknis, Polinela juga memperkenalkan UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan yang dipimpin oleh Dr. Anwar Rahman, S.Pd., M.Pd. Unit tersebut memiliki peran dalam membantu mahasiswa mempersiapkan masa depan, baik melalui pengembangan karier, peningkatan kesiapan memasuki dunia kerja, maupun penguatan jiwa kewirausahaan.
Pengenalan berbagai layanan internal tersebut menunjukkan bahwa Polinela membangun ekosistem pendidikan yang menempatkan mahasiswa sebagai pusat layanan. Setiap unit memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam mendukung perjalanan mahasiswa sejak memasuki perguruan tinggi hingga mempersiapkan diri menjadi lulusan.

Pada sesi terakhir, Sebagai bagian dari rangkaian sesi terakhir, mahasiswa baru juga mengikuti Talk Show Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Polinela dengan tema “Future Ready: Career Steady dari Alumni”. Kegiatan ini menghadirkan perspektif alumni sebagai bagian penting dalam memberikan gambaran nyata mengenai kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Talk show tersebut mengangkat pembahasan mengenai habit atau kebiasaan yang perlu dibangun mahasiswa selama berada di kampus, sekaligus membuka wawasan mengenai berbagai peluang kerja dan tantangan karier yang dapat dihadapi setelah lulus.
Melalui pengalaman para alumni, mahasiswa baru diajak memahami bahwa kesiapan memasuki dunia kerja tidak dibangun hanya ketika mendekati masa kelulusan. Kesiapan tersebut perlu ditanamkan sejak awal perkuliahan melalui kebiasaan positif, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, pengembangan kompetensi, pengalaman berorganisasi, membangun jejaring, serta keberanian untuk terus belajar dan beradaptasi.
Kehadiran IKA dalam PKKMB sekaligus memperlihatkan bahwa hubungan antara perguruan tinggi dan alumni tidak berhenti setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan. Jejaring alumni dapat menjadi bagian dari ekosistem yang memberikan inspirasi, informasi, pengalaman, serta wawasan karier bagi mahasiswa yang sedang mempersiapkan masa depannya.
Bagi mahasiswa baru, sesi tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju dunia kerja dimulai sejak hari pertama menjadi mahasiswa. Setiap kebiasaan, pengalaman, kompetensi, dan relasi yang dibangun selama berada di kampus dapat menjadi bagian dari modal untuk menentukan langkah setelah lulus.
Pengenalan berbagai layanan internal Polinela yang dilanjutkan dengan Talk Show IKA tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya mempersiapkan mahasiswa untuk lulus, tetapi juga untuk siap berkarya setelah lulus. Keseluruhan rangkaian tersebut memberikan pemahaman kepada mahasiswa bahwa menjadi bagian dari Polinela berarti memasuki sebuah ekosistem pendidikan yang didukung oleh berbagai layanan akademik dan nonakademik.
Melalui pengenalan sejak awal masa perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat lebih mandiri dalam mengakses layanan kampus, memanfaatkan fasilitas yang tersedia, mengembangkan kompetensi, serta merancang perjalanan akademik dan kariernya. Sebagai perguruan tinggi pendidikan vokasi, Polinela terus membangun lingkungan pembelajaran yang mendukung mahasiswa untuk berkembang secara utuh. Kompetensi teknis, pengalaman praktik, kemampuan digital, sertifikasi, pengembangan karier, dan jiwa kewirausahaan menjadi bagian yang saling terhubung dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha.
Melalui PKKMB Tahun 2026, mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan pada “di mana mereka belajar”, tetapi juga memahami “layanan apa yang dapat mereka manfaatkan” dan “bagaimana Polinela mendukung perjalanan mereka hingga menjadi lulusan yang siap berkarya.”





