Polinela, Jum’at (31/07/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) berkomitmen dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Direktorat Sekolah Menengah Atas, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen).
Kerja sama ini berfokus pada pendampingan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pembangunan pendidikan yang berkualitas, transparan, dan akuntabel.
Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Politeknik Negeri Lampung, Iskandar Zulkarnain, S.T., M.T., mewakili Direktur Polinela, bersama Direktur Sekolah Menengah Atas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Yuli Haryanto, S.E., M.Si.

Melalui kerja sama ini, Polinela dipercaya menjadi mitra strategis dalam memberikan pendampingan kepada satuan pendidikan penerima Program Revitalisasi SMA. Keterlibatan perguruan tinggi vokasi diharapkan mampu menghadirkan pendampingan yang profesional, berbasis kompetensi, serta mendukung keberhasilan pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ruang lingkup pendampingan meliputi penyamaan persepsi terhadap regulasi, penyusunan dokumen teknis, hingga pengawasan aspek akuntabilitas pelaksanaan program. Pada tahap penyamaan persepsi regulasi, Polinela memberikan pemahaman kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) mengenai petunjuk teknis pelaksanaan program serta regulasi pengadaan barang dan jasa agar proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan.
Selain itu, tim pendamping Polinela turut membantu tim teknis sekolah dalam menyusun berbagai dokumen perencanaan konstruksi, termasuk dokumen teknis dan rencana anggaran yang memenuhi standar teknis pembangunan. Pendampingan ini bertujuan menghasilkan perencanaan yang efektif, efisien, serta mampu mendukung kualitas infrastruktur pendidikan yang berkelanjutan.
Dalam aspek pengawasan, Polinela berperan mendorong terciptanya tata kelola yang akuntabel melalui transparansi pelaporan, dokumentasi progres fisik di lapangan, serta pengendalian pelaksanaan kegiatan. Pendampingan tersebut diharapkan dapat meminimalkan potensi penyimpangan anggaran sekaligus memastikan setiap tahapan pembangunan terlaksana sesuai prinsip tata kelola yang baik (good governance).
Kerja sama ini menjadi wujud nyata kontribusi Politeknik Negeri Lampung sebagai perguruan tinggi pendidikan vokasi dalam mendukung program prioritas pemerintah di bidang pendidikan. Melalui kompetensi yang dimiliki, khususnya pada bidang teknik, konstruksi, dan manajemen proyek, Polinela siap berkontribusi dalam menghadirkan pendampingan yang berkualitas guna mendukung terwujudnya lingkungan belajar yang aman, representatif, dan sesuai standar nasional.
Sinergi antara Polinela dan Direktorat Sekolah Menengah Atas Kemendikdasmen diharapkan mampu memperkuat implementasi Program Revitalisasi SMA di berbagai daerah. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan Indonesia melalui penguatan infrastruktur pendidikan yang didukung tata kelola pembangunan yang transparan, profesional, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.





