Polinela.ac.id. (27/5/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengikuti Eucalyptus Growing and Caring Techniques Training Program yang diselenggarakan di Guangxi Eco-Engineering Vocational and Technical College, Liuzhou, China.
Jakty Kusuma, S.P., M.P., Ph.D. adalah dosen yang berkesempatan untuk mengikuti program tersebut. kegiatan pelatihan dimulai dari Tanggal 11 s.d. 25 Mei 2026 (15 hari).
Program ini merupakan agenda konsorsium CITIEA untuk peningkatan skill dosen vokasi di Indonesia, dan bekerja sama dengan pemerintah China.
Kegiatan kunjungan studi dan pelatihan luar negeri di Guangxi Eco-Engineering Vocational and Technical College, Kota Liuzhou, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Republik Rakyat Tiongkok, dalam rangka mengikuti Eucalyptus Growing and Caring Techniques Training Program yang diselenggarakan oleh School of Forestry Engineering.
Kegiatan tersebut mencakup pelatihan teknis budidaya dan pengelolaan tanaman Eucalyptus secara terintegrasi, meliputi pengelolaan plasma nutfah dan pemuliaan varietas unggul, kultur jaringan dan manajemen persemaian, perencanaan serta pengelolaan hutan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, pemanfaatan teknologi UAV, mekanisasi kehutanan, serta pertukaran budaya, yang dilaksanakan melalui kombinasi kuliah, praktik lapangan, dan demonstrasi.
Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si. menyampaikan bahwa keterlibatan dosen dalam program internasional merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global.
Dibidang kerja sama khususnya level internasional, Polinela berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi aktif, membangun program kerja berkualitas bersama anggota CITIEA serta jejaring politeknik se-Indonesia yang tergabung dalam konsorsium.
“Melalui kegiatan upskilling internasional seperti ini, Polinela terus mendorong dosen untuk memperluas kompetensi, memperkuat jejaring global, serta membawa praktik-praktik terbaik dunia industri ke dalam proses pembelajaran. Harapannya, kompetensi yang diperoleh dapat ditransfer kepada mahasiswa dan sivitas akademika sehingga kualitas lulusan Polinela semakin unggul dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan,” ujarnya.
Menurut Wakil Direktur bidang Kerja Sama Polinela, Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs., Pelaksanaan program dan kegiatan ini berada di bawah naungan dan manajemen konsorsium China-Indonesia TVET Industry-Education Alliance (CITIEA), dimana Polinela merupakan salah satu dari 9 (sembilan) politeknik negeri yang telah menjadi anggota resmi sejak tahun 2025.
Eko Win Kenali menjelaskan, bahwa program pelatihan bidang manufaktur yang dilaksanakan di kampus mitra Guangxi Eco-Engineering Vocational and Technical College, diikuti oleh 1 (satu) tenaga pendidik vokasi terbaik dari Polinela yang telah melalui proses seleksi, yaitu bapak Jakty Kusuma, S.P., M.P., Ph.D., dosen Jurusan Budidaya tanaman Perkebunan.






