Polinela, Selasa (20/10/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melalui Kantor Urusan Internasional menyelenggarakan International Student Mobility Workshop bertema “Expanding Opportunities Through International Student Mobility”.
Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, dengan melibatkan seluruh ketua jurusan dan koordinator program studi di lingkungan Polinela sebagai bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi pendidikan vokasi dan memperluas peluang mobilitas mahasiswa ke tingkat global.
Workshop ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan pemahaman pimpinan akademik mengenai program mobilitas mahasiswa internasional, sekaligus mendorong pengembangan program akademik yang berorientasi global. Melalui kegiatan ini, Polinela berupaya membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar lintas negara, memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta membangun jejaring akademik dan profesional di tingkat internasional.
Direktur Polinela, dalam hal ini diwakili Wakil Direktur Bidang Akademik, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., menyampaikan bahwa mobilitas mahasiswa internasional merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan memperkuat daya saing lulusan.
Menurutnya, internasionalisasi perguruan tinggi perlu didukung oleh sinergi seluruh unsur akademik, mulai dari pimpinan jurusan, koordinator program studi, hingga unit kerja terkait. Dengan demikian, peluang kerja sama internasional dapat diterjemahkan menjadi program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa, dosen, dan institusi.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh jurusan dan program studi dapat semakin aktif mengidentifikasi peluang kerja sama internasional serta mengembangkan program mobilitas mahasiswa yang relevan dengan kebutuhan akademik dan kompetensi lulusan. Pengalaman belajar di lingkungan internasional diharapkan dapat memperluas perspektif mahasiswa, meningkatkan kemampuan adaptasi lintas budaya, dan memperkuat daya saing mereka di dunia kerja,” demikian pesan yang dapat disampaikan dalam sambutan Wakil Direktur Bidang Akademik.
Sesi pemaparan materi menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman dalam pengembangan hubungan internasional dan program mobilitas mahasiswa. Narasumber pertama adalah Hilda Cahyani, S.S., M.Pd., Ph.D., Kepala Kantor Urusan Internasional Politeknik Negeri Malang, yang membagikan perspektif mengenai pengembangan program internasionalisasi perguruan tinggi, penguatan kemitraan lintas negara, serta peluang implementasi mobilitas mahasiswa.
Narasumber kedua, Nasrah Ab. Ghani, MBA, Regional Head International Relations and Collaboration Centre INTI International University Malaysia, memberikan perspektif internasional mengenai hubungan kelembagaan dan kolaborasi antarperguruan tinggi. Pemaparan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta mengenai peluang kemitraan dengan perguruan tinggi luar negeri serta pengembangan skema mobilitas mahasiswa yang berkelanjutan.
Diskusi bersama para narasumber menjadi kesempatan bagi peserta untuk menggali berbagai kemungkinan implementasi program, termasuk penguatan kerja sama akademik, pertukaran mahasiswa, pengalaman pembelajaran lintas negara, serta pengembangan kolaborasi yang sesuai dengan karakteristik pendidikan vokasi.
Pelaksanaan workshop secara hybrid juga mencerminkan upaya Polinela memanfaatkan teknologi untuk memperluas akses partisipasi dan mendukung koordinasi antarpemangku kepentingan akademik. Keterlibatan seluruh ketua jurusan dan koordinator program studi diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam merancang program internasionalisasi yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Melalui International Student Mobility Workshop 2026, Polinela menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring kerja sama internasional dan menghadirkan kesempatan belajar yang lebih luas bagi mahasiswa. Langkah ini sejalan dengan upaya Polinela dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global, serta menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.





