Polinela, Sabtu (24/10/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) bersama delegasi perwakilan politeknik negeri di Indonesia mengikuti agenda Korea–Indonesia Networking Days (KIND), yang diinisiasi oleh Korean Center Jakarta, Dari tanggal 19 – 24 Oktober 2026. Delegasi Polinela terdiri atas Dr. Dwi Puji Hartono, Direktur Polinela; dan Eko Win Kenali, Wakil Direktur bidang Kerja Sama.
Senin, 19/10/2026, delegasi Polinela mengunjungi Korea University (KU) untuk melakukan presentasi, berdiskusi dan menjajaki peluang kerja sama akademik. Pertemuan berlangsung di ruang pertemuan Gedung Rektorat KU. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Direktur bidang Kerja sama, Eko Win Kenali memaparkan profil Polinela, termasuk potensi Provinsi Lampung dan peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama.

Dari pihak KU, hadir Professor Seong-Taek Yun, Executive Vice President for Research, dan Professor Song Sang Kee, Vice President of International Affairs Korea University. Dalam diskusi, KU menyampaikan sejumlah peluang kolaborasi, antara lain program summer mobility dan winter mobility, serta kesempatan melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktoral.
Sebagai informasi Peringkat Korea University di dunia untuk tahun 2026 berdasarkan beberapa lembaga pemeringkatan utama dunia adalah sebagai berikut:
- QS World University Rankings 2026: Peringkat ke-61 dunia (atau peringkat ke-52/61 menurut beberapa rujukan QS regional/global).
- Times Higher Education (THE) World University Rankings 2026: Peringkat =156 dunia.
- Academic Ranking of World Universities (ARWU / Shanghai Ranking) 2026: Berada di kisaran peringkat #201–300 dunia.
- Scimago Institutions Rankings 2026: Peringkat ke-274 dunia (peringkat ke-3 di Korea Selatan).
Menurut Dwi Puji Hartono, “Pertemuan ini menjadi kesempatan penting bagi Polinela, untuk mengenalkan Polinela dan memperluas jejaring internasional, dan juga membuka jalur serta peluang kolaborasi yang lebih konkret”.
Praktik baik KU dalam menghubungkan pembelajaran dengan industri juga memiliki keselarasan dengan penerapan Project Based Learning (PBL) di Polinela. Dengan demikian, terbuka peluang untuk mengembangkan proyek bersama maupun riset bersama yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua institusi,” ujar Dwi Puji Hartono.
Setelah agenda pertemuan dengan pimpinan KU, delegasi Polinela mengikuti sesi pertemuan dengan Pimpinan di gedung Fakultas Engineering KU. Dalam sesi diskusi dengan Dekan Fakultas Engineering, peluang kolaborasi antar institusi terbuka lebar, antara lain: join riset, studi S3, visiting professor, dll.
Selain agenda akademik, delegasi Polinela mengikuti sesi pelatihan singkat pengenalan Hangeul, aksara Korea, bersama Korean Language Center (KLC). Program pembelajaran bahasa Korea yang diinisiasi KLC ini terbuka bagi masyarakat dan dapat dilaksanakan secara daring maupun luring.

Bagi mahasiswa asing yang belajar di Korea University, pembelajaran bahasa Korea juga menjadi bagian dari pengalaman akademik selama berada di kampus.

Eko Win Kenali mengatakan bahwa “Selain peluang kerjasama tri darma, dalam kunjungan ini banyak yang dapat kita pelajari dan serap dari KU, terutama bagaimana KU mampu menempatkan posisinya di level teratas sebagai salah satu kampus terbaik di dunia”.
Partisipasi dalam KIND 2026 ini menjadi kesempatan bagi Polinela untuk memperluas jejaring internasional sekaligus menjajaki kerja sama di bidang pembelajaran, mobilitas mahasiswa, dan riset bersama Korea University.
relate: #polinela #koreauniversity #ku #seoul #kuce






