Polinela, Rabu (10/06/2026). Jurusan Ekonomi dan Bisnis, Program Studi Akuntansi Perpajakan Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum bertema “Finance Unlocked: Strategi Adaptif Lembaga Keuangan Nonbank dan Mitigasi Risiko untuk Bisnis Berkelanjutan.” Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polinela dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri di sektor jasa keuangan.
Kuliah umum yang diikuti oleh mahasiswa dan dosen Program Studi Akuntansi Perpajakan ini menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Pegadaian, yang memberikan wawasan terkait perkembangan industri keuangan nonbank, pengelolaan risiko, serta strategi menjaga keberlanjutan bisnis di tengah dinamika ekonomi dan transformasi digital yang semakin pesat.
Kegiatan diawali dengan sambutan Koordinator Program Studi Akuntansi Perpajakan, Fitri Mareta, S.Pd., M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa dunia keuangan saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat sehingga mahasiswa dituntut untuk memiliki pemahaman yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga mampu memahami praktik nyata yang terjadi di lapangan.
“Melalui kegiatan kuliah umum ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung dari para praktisi yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidangnya. Pemahaman mengenai lembaga keuangan nonbank, manajemen risiko, serta strategi bisnis berkelanjutan menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja dan dunia usaha,” ujar Fitri Mareta.
Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan proses pembelajaran pada Mata Kuliah Manajemen Keuangan. Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa yang mengikuti mata kuliah tersebut bersifat wajib dan dicatat sebagai daftar hadir resmi perkuliahan Mata Kuliah Manajemen Keuangan. Kebijakan ini diterapkan karena materi yang disampaikan oleh para narasumber memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan capaian pembelajaran mata kuliah.
Sebagai narasumber pertama, Sri Rahayu, Manajer bidang manajemen strategis Kantor OJK Provinsi Lampung, menyampaikan materi mengenai peran strategis OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, serta memperkuat perlindungan konsumen di era digital.
Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Dwi Agus Sugianto, Junior Manager PT Pegadaian Area Lampung. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai inovasi layanan yang telah dikembangkan oleh Pegadaian sebagai salah satu perusahaan jasa keuangan milik negara, mulai dari layanan gadai, pembiayaan usaha mikro, pembiayaan syariah, hingga layanan investasi melalui tabungan emas.
Kegiatan kuliah umum ini tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan dari praktisi kepada mahasiswa, tetapi juga menjadi implementasi pembelajaran berbasis industri yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja.

Politeknik Negeri Lampung kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan industri, Polinela terus mendorong terciptanya proses pembelajaran yang inovatif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan ekonomi serta perkembangan sektor jasa keuangan di Indonesia.





