Polinela, Senin (03/08/2026). Sebagai wujud komitmen dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik, Tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melaksanakan kunjungan silaturahmi dan audiensi ke Kantor Komisi Informasi (KI) Provinsi Lampung.
Rombongan PPID Polinela dipimpin langsung oleh Ketua PPID Polinela, Rizky Rahmadi, S.P., M.P., didampingi jajaran Tim PPID Polinela. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung, Erizal, S.Ag., M.H., C.Med., bersama para anggota Komisi Informasi Provinsi Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PPID Polinela, Rizky Rahmadi, menyampaikan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan salah satu pilar penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan tinggi.

“Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus belajar, berkoordinasi, dan memperkuat sinergi dengan Komisi Informasi Provinsi Lampung sebagai lembaga yang memiliki peran strategis dalam mengawal implementasi keterbukaan informasi publik,” ungkap Rizky Rahmadi.
Selain itu, dibahas pula pentingnya membangun budaya keterbukaan informasi yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan regulasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi.
Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung, Erizal, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polinela yang terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan Komisi Informasi. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting dalam menjadi teladan penerapan keterbukaan informasi publik, mengingat institusi pendidikan merupakan pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara badan publik dan Komisi Informasi merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas implementasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Dengan komunikasi yang baik, berbagai tantangan dalam pengelolaan informasi publik dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara kolaboratif sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Tim PPID Polinela juga memanfaatkan audiensi sebagai sarana konsultasi dan berbagi pengalaman mengenai berbagai praktik baik (best practices) dalam pengelolaan layanan informasi publik.
Sebagai institusi pendidikan vokasi yang terus berkembang, Polinela menyadari bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari transformasi tata kelola perguruan tinggi modern. Oleh sebab itu, berbagai inovasi terus dilakukan untuk memastikan seluruh layanan informasi dapat diakses secara transparan, cepat, akurat, dan mudah oleh sivitas akademika maupun masyarakat luas.
Komitmen tersebut sejalan dengan semangat Polinela dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi, serta pelayanan publik yang prima. Melalui penguatan fungsi PPID, Polinela terus berupaya menghadirkan layanan informasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya budaya keterbukaan informasi di lingkungan perguruan tinggi.





