Polinela, Jum’at (03/07/2026). Memasuki hari kedua pelaksanaan Workshop dan In House Training Transformasi Riset Global dan Strategi Publikasi Internasional di Era Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) Jurusan Budidaya Tanaman Pangan (BTP), Politeknik Negeri Lampung (Polinela), kembali menghadirkan materi strategis yang berfokus pada penguatan fondasi riset internasional sebagai upaya meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah dosen.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Polinela ini merupakan rangkaian pembinaan kompetensi akademik yang dirancang untuk memperkuat kapasitas peneliti dalam menghasilkan karya ilmiah yang memenuhi standar internasional sekaligus memperluas jejaring kolaborasi penelitian lintas institusi dan lintas negara.
Pada sesi utama hari kedua, peserta memperoleh materi bertajuk “Fondasi Riset Internasional” yang disampaikan oleh Dr. Ir. Grandprix Thomryes Marth Kadja, M.Si. dari Institut Teknologi Bandung. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya membangun ekosistem riset yang kuat melalui pemilihan topik penelitian yang relevan secara global, penyusunan metodologi yang kokoh, penguatan kolaborasi multidisiplin, serta strategi membangun kemitraan dengan peneliti dan institusi internasional.
Selain itu, peserta juga memperoleh wawasan mengenai pentingnya menjaga kualitas luaran penelitian agar memiliki kontribusi ilmiah yang signifikan, meningkatkan peluang memperoleh pendanaan riset, serta memperbesar potensi publikasi pada jurnal bereputasi internasional yang terindeks secara global.
Melalui rangkaian materi selama dua hari, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence dalam mendukung produktivitas penelitian dan publikasi, tetapi juga dibekali strategi membangun riset yang berkelanjutan, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan maupun penyelesaian berbagai persoalan di sektor pertanian dan pembangunan nasional.
Jurusan Budidaya Tanaman Pangan Polinela berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat budaya akademik yang unggul, inovatif, dan kolaboratif. Peningkatan kompetensi dosen di bidang riset dan publikasi internasional diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak karya ilmiah berkualitas, memperluas rekognisi Polinela di tingkat global, serta memperkuat peran institusi sebagai perguruan tinggi vokasi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.





