Polinela, Kamis (02/07/2026). Jurusan Budidaya Tanaman Pangan (BTP), Politeknik Negeri Lampung (Polinela), menyelenggarakan Workshop dan In House Training Transformasi Riset Global dan Strategi Publikasi Internasional di Era Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) yang berlangsung selama dua hari, 2–3 Juli 2026, di Ruang Sidang Utama Polinela.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polinela dalam memperkuat kapasitas dosen di bidang penelitian, publikasi ilmiah bereputasi, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Direktur Polinela yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si. Dalam sambutannya, Didik Kuswadi menyampaikan bahwa transformasi pendidikan tinggi tidak dapat dilepaskan dari peningkatan kualitas riset yang berorientasi global.
Menurutnya, perkembangan Artificial Intelligence harus dipandang sebagai peluang strategis untuk meningkatkan produktivitas akademik, mempercepat proses penelitian, serta memperluas jangkauan publikasi ilmiah dosen di tingkat internasional.
Ia menegaskan bahwa Polinela terus mendorong sivitas akademika untuk menghasilkan riset yang inovatif, berdampak, serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan, khususnya pada sektor pertanian, pangan, dan teknologi terapan.
Melalui kegiatan ini diharapkan para dosen memperoleh wawasan baru mengenai strategi penyusunan artikel ilmiah yang berkualitas serta pemanfaatan AI secara etis dan bertanggung jawab dalam proses penelitian maupun publikasi.
Memasuki sesi materi, peserta memperoleh pembekalan dari Dr. Rahmat Budiarto, S.P., M.Si. dari Universitas Padjadjaran yang membawakan materi bertajuk “Akselerasi Publikasi dengan AI”. Dalam paparannya, narasumber menjelaskan berbagai pendekatan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan efektivitas proses penelitian, mulai dari eksplorasi literatur, pengolahan data, penyusunan artikel ilmiah, hingga strategi memilih jurnal bereputasi internasional tanpa mengesampingkan integritas akademik.
Kegiatan hari pertama kemudian dilanjutkan dengan Coaching Clinic dan Bedah Naskah, di mana para peserta memperoleh pendampingan secara langsung dalam mengevaluasi manuskrip penelitian yang telah disusun. Melalui sesi interaktif tersebut, peserta mendapatkan berbagai masukan mengenai struktur penulisan artikel, penguatan substansi penelitian, teknik penyusunan argumentasi ilmiah, hingga strategi meningkatkan peluang diterimanya artikel pada jurnal internasional bereputasi.
Workshop dan In House Training ini diharapkan menjadi momentum bagi dosen Polinela untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, memperluas jejaring akademik internasional, serta memperkuat budaya publikasi ilmiah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Dengan demikian, Polinela semakin siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri.





