Polinela, Kamis (25/06/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menerima kegiatan Monitoring Tindak Lanjut hasil Bimbingan Teknis (Bimtek) Permohonan Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) yang dilaksanakan oleh tim dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Rombongan diterima oleh Direktur Polinela dalam hal ini diwakili oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan perlindungan terhadap hasil inovasi dan penelitian di bidang pertanian yang dikembangkan oleh sivitas akademika Polinela.
Tim monitoring yang hadir terdiri atas Petugas Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian, yaitu Dr. Nina Agusti Widaningsih, S.P., M.P., Lia Amalia, S.P., M.P., serta Abiyadun, S.E., M.M. selaku Ketua Kelompok Substansi Perlindungan Varietas Tanaman (PVT).
Kegiatan monitoring difokuskan pada tindak lanjut permohonan perlindungan dua varietas tanaman hasil penelitian dosen Polinela, yakni varietas ubi jalar yang dikembangkan oleh Dr. Ir. Ratna Dewi, M.P., serta varietas semangka yang dikembangkan oleh Ir. Anung Wahyudi, S.P., M.Sc., Ph.D., IPU. Kedua varietas tersebut merupakan hasil inovasi yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas guna mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing sektor pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, tim Kementerian Pertanian melakukan verifikasi dan pendampingan terkait kelengkapan dokumen, tahapan proses permohonan perlindungan varietas tanaman, serta memberikan arahan teknis guna memastikan seluruh persyaratan administratif dan substansial dapat terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan monitoring ini, Polinela menunjukkan komitmennya dalam mendorong perlindungan hak kekayaan intelektual di bidang pertanian, khususnya terhadap varietas tanaman hasil penelitian dan inovasi dosen. Perlindungan varietas tanaman menjadi langkah strategis dalam memberikan pengakuan hukum terhadap hasil pemuliaan tanaman sekaligus mendorong pengembangan inovasi pertanian yang berkelanjutan.
Polinela terus berupaya meningkatkan kualitas penelitian terapan yang tidak hanya menghasilkan inovasi unggul, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan sektor pertanian nasional. Dengan adanya pendampingan dan monitoring dari Kementerian Pertanian, diharapkan proses perlindungan varietas tanaman yang diajukan dapat berjalan optimal dan memberikan nilai tambah bagi pengembangan riset serta hilirisasi inovasi di lingkungan Polinela.





