Polinela, Rabu (22/04/2026). Program Studi D3 Perjalanan Wisata Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menyelenggarakan kegiatan Studium Generale bertajuk “Turning Destinations into Products” yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Polinela. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya institusi dalam memperkuat wawasan mahasiswa melalui pembelajaran berbasis praktik langsung dari pelaku industri pariwisata.
Studium Generale ini menghadirkan praktisi dari Navara City Park sebagai narasumber utama, yang berbagi pengalaman nyata dalam mengembangkan destinasi wisata menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi. Kehadiran praktisi industri tersebut diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan realitas di lapangan.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Jurusan Ekonomi dan Bisnis, Marlinda Apriyani, S.P., M.P. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kegiatan seperti ini sebagai sarana peningkatan kompetensi mahasiswa.
Kemudian, dalam sambutannya, Koordinator Program Studi Perjalanan Wisata, Meyliana Astriyantika, S.Hut., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki gambaran nyata tentang bagaimana sebuah destinasi dapat dikembangkan menjadi produk wisata yang menarik dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk terus belajar dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ungkapnya.
“Studium Generale ini merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung bagaimana industri pariwisata bekerja. Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan serta menumbuhkan pola pikir kreatif dan inovatif dalam mengembangkan destinasi wisata menjadi produk yang bernilai dan berdaya saing,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh dua narasumber berpengalaman, yakni Bapak Raban selaku General Manager Navara City Park dan Ibu Herlina Chaniago sebagai Sales & Marketing Manager. Keduanya memaparkan strategi praktis dalam mengelola destinasi wisata, mulai dari konsep pengembangan, branding, hingga pemasaran yang efektif.
Dalam sesi pemaparan, para narasumber menekankan bahwa keberhasilan sebuah destinasi wisata tidak hanya bergantung pada keindahan alam atau fasilitas yang tersedia, tetapi juga pada kemampuan pengelola dalam menciptakan pengalaman yang unik dan bernilai bagi wisatawan. Mereka juga menyoroti pentingnya memahami tren industri, perilaku wisatawan, serta pemanfaatan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya tarik destinasi.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif, dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang terdiri dari mahasiswa Program Studi Perjalanan Wisata serta delegasi mahasiswa dari Jurusan Ekonomi dan Bisnis. Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi momen yang dimanfaatkan peserta untuk menggali lebih dalam berbagai strategi dan tantangan dalam industri pariwisata.
Kegiatan ini diselenggarakan tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap dinamika industri pariwisata, tetapi juga untuk mendorong motivasi serta kesiapan mereka dalam memasuki dunia kerja. Selain itu, Studium Generale ini menjadi wadah strategis dalam memperluas jejaring antara dunia akademik dan praktisi industri.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang berkelanjutan antara Polinela dan pelaku industri pariwisata, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sektor pariwisata yang inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan di masa mendatang.





