Polinela, Kamis (13/08/2026). Persatuan Pranata Laboratorium Indonesia Politeknik Negeri Lampung (PPLPI Polinela) terus mendorong peningkatan mutu pengelolaan laboratorium sebagai bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan vokasi yang berkualitas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Peningkatan Mutu Laboratorium melalui Kalibrasi Peralatan Berbasis Praktik dan Kolaborasi Industri.
Kegiatan yang dilaksanakan bersama Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, khususnya bagi Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP), ini menjadi bagian dari upaya Polinela memperkuat kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan dan kalibrasi peralatan laboratorium. Workshop tidak hanya memberikan pemahaman secara konseptual, tetapi juga menghadirkan pengalaman praktik mengenai proses kalibrasi peralatan yang digunakan untuk menunjang kegiatan praktikum dan penelitian.
Mewakili Direktur Polinela, Wakil Direktur Bidang Akademik, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., menyampaikan bahwa laboratorium memiliki posisi strategis dalam mendukung pelaksanaan pendidikan vokasi, khususnya karena proses pembelajaran di Polinela menekankan keseimbangan antara penguasaan teori dan keterampilan praktik.
Menurutnya, kualitas kegiatan praktikum dan penelitian sangat dipengaruhi oleh kesiapan serta keandalan sarana dan prasarana laboratorium. Karena itu, kompetensi pengelola laboratorium dalam memastikan peralatan berfungsi dan memberikan hasil pengukuran yang tepat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari peningkatan mutu akademik.
“Laboratorium merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran vokasi. Oleh karena itu, kemampuan dalam memastikan peralatan laboratorium terkalibrasi dengan baik menjadi hal yang sangat penting, karena akan berpengaruh terhadap kualitas dan keakuratan data yang dihasilkan dalam praktikum maupun penelitian,” ujar Didik Kuswadi.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan workshop yang menghadirkan praktisi dari industri. Menurutnya, kolaborasi dengan dunia industri memberikan nilai tambah karena memungkinkan pengelola laboratorium memperoleh wawasan dan pengalaman yang sesuai dengan praktik di lapangan. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan workshop, tetapi dapat menjadi bagian dari pengembangan kompetensi yang berkelanjutan, sehingga pengelolaan laboratorium di Polinela semakin profesional, tertib, dan mampu mendukung kegiatan akademik serta penelitian secara optimal,” tambahnya.
Kalibrasi menjadi aspek penting dalam memastikan peralatan laboratorium mampu memberikan hasil pengukuran yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Peralatan seperti neraca, pH meter, mikropipet, serta berbagai instrumen lainnya memiliki peran strategis dalam menghasilkan data yang menjadi dasar kegiatan pembelajaran, praktikum, penelitian, maupun pengembangan inovasi di lingkungan perguruan tinggi.
Workshop menghadirkan narasumber dari unsur industri, yakni Rana Rahmada, S.Si., selaku Kepala Laboratorium Kalibrasi PT Almega Sejahtera, bersama tim dari OHAUS Corporate dan PT Alfascale Indonesia. Kehadiran para praktisi industri memberikan perspektif aplikatif mengenai pengelolaan dan kalibrasi peralatan laboratorium sesuai dengan kebutuhan serta praktik yang berkembang di dunia industri.
Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat karakter pendidikan vokasi Polinela yang menempatkan keterkaitan dengan dunia usaha dan dunia industri sebagai salah satu bagian penting dalam pengembangan kompetensi. Transfer pengetahuan dari praktisi industri diharapkan dapat memperkaya wawasan PLP mengenai standar kerja, penggunaan instrumen, pemeliharaan peralatan, hingga pentingnya memastikan akurasi hasil pengukuran.
Bagi Polinela, peningkatan kompetensi pengelola laboratorium tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pembelajaran dan penelitian yang semakin berkualitas. Laboratorium yang dikelola secara profesional dengan peralatan yang terukur dan terkalibrasi akan memberikan dukungan yang lebih optimal terhadap pelaksanaan praktikum mahasiswa maupun kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa.
Melalui workshop berbasis praktik dan kolaborasi dengan industri, Polinela terus menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan profesional. Penguatan kapasitas PLP menjadi bagian dari investasi strategis untuk memastikan laboratorium mampu menjawab kebutuhan pembelajaran vokasi, penelitian terapan, serta perkembangan teknologi dan standar kerja di dunia industri.




