Polinela, Senin (20/07/2026). Mahasiswa Jurusan Perikanan dan Kelautan Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang The 2nd Maritime Youth Delegate (MYD) yang menjadi bagian dari rangkaian Seminar Nasional SIGER-PIK 2026 dan diselenggarakan pada 8–9 Juli 2026, tiga tim mahasiswa Polinela berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan bergengsi melalui inovasi dan gagasan kreatif di bidang kemaritiman, perikanan, konservasi, serta pangan dan kesehatan.
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata kualitas pendidikan vokasi Polinela yang tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan di sektor kelautan dan perikanan.
Pada kompetisi tersebut, Tim Rifa Nur Azizah yang beranggotakan Rifa Nur Azizah, Azwa Virginaya Agustina, dan Gustiana Amba Muthi’ah, seluruhnya berasal dari Program Studi Perikanan Tangkap, berhasil meraih Juara Umum 2. Tidak hanya itu, tim ini juga memperoleh Gold Medal Kategori Pangan dan Kesehatan berkat inovasi yang dinilai memiliki nilai ilmiah, kebermanfaatan, dan potensi implementasi yang tinggi.
Sementara itu, Tim Firma Oktaria yang terdiri atas Firma Oktaria, Rafiqi Fauzi Setiawan, dan Fathir Evelin Al Fatih, juga dari Program Studi Perikanan Tangkap, menunjukkan performa luar biasa dengan meraih penghargaan Best Innovative Idea sekaligus Gold Medal Kategori Konservasi. Penghargaan tersebut diberikan atas gagasan inovatif yang menawarkan solusi berkelanjutan dalam mendukung pelestarian sumber daya kelautan dan perikanan.
Prestasi Polinela semakin lengkap melalui Tim Tegar Bagas Nur Ramatdhani yang beranggotakan Tegar Bagas Nur Ramatdhani dari Program Studi Teknologi Pembenihan Ikan, Christianta Prawijaya Bangun dari Program Studi Budidaya Perikanan, serta Afina Faza dari Program Studi Teknologi Pembenihan Ikan. Tim ini berhasil meraih Bronze Medal Kategori Budidaya Perikanan berkat inovasi yang berorientasi pada pengembangan teknologi budidaya yang aplikatif dan berkelanjutan.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Jurusan Perikanan dan Kelautan sekaligus menegaskan komitmen Polinela dalam mencetak lulusan vokasi yang unggul, inovatif, adaptif, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan sektor kemaritiman Indonesia. Keberhasilan para mahasiswa juga mencerminkan sinergi yang kuat antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan institusi dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendukung lahirnya karya-karya inovatif.
Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si. menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa Jurusan Perikanan dan Kelautan. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan semangat berinovasi yang terus ditanamkan dalam proses pendidikan vokasi di Polinela.
“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa Polinela mampu bersaing di tingkat nasional melalui inovasi yang memberikan solusi bagi berbagai permasalahan di bidang kemaritiman dan perikanan. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya, meningkatkan kompetensi, dan mengharumkan nama Polinela di berbagai ajang akademik maupun kompetisi ilmiah,” ujarnya.
Keberhasilan pada ajang The 2nd Maritime Youth Delegate (MYD) 2026 semakin memperkuat posisi Politeknik Negeri Lampung sebagai perguruan tinggi vokasi yang konsisten mendorong budaya riset terapan, inovasi, dan prestasi mahasiswa. Melalui berbagai kompetisi nasional, Polinela terus berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang profesional, berdaya saing, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor kelautan, perikanan, serta pembangunan Indonesia secara berkelanjutan.





