Berita

Polinela dan UGM Kolaborasikan Uji Adaptasi Kacang Hijau untuk Mendukung Pelepasan Varietas Bulaksumur 01 dan 02

Polinela, Jum’at (02/10/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan riset terapan dan inovasi di bidang pertanian melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi mitra. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Agreement (IA) antara Polinela dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kerja sama tersebut mencakup uji adaptasi dan riset bersama komoditas kacang hijau, khususnya dalam mendukung proses pengembangan dan pelepasan varietas Bulaksumur 01 dan Bulaksumur 02. Selain bidang penelitian dan pengembangan varietas, kerja sama juga mencakup penguatan program pendidikan pascasarjana sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring akademik dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., didampingi Wakil Direktur Bidang Akademik Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., Wakil Direktur Bidang Kerja Sama Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs., serta Ketua Jurusan Budidaya Tanaman Pangan Dr. Ir. Desi Maulida, S.P., M.Si.

Kerja sama tersebut mencakup uji adaptasi dan riset bersama komoditas kacang hijau, khususnya dalam mendukung proses pengembangan dan pelepasan varietas Bulaksumur 01 dan Bulaksumur 02. Selain bidang penelitian dan pengembangan varietas

Sementara itu, dari pihak Universitas Gadjah Mada hadir rombongan yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi Polinela dalam memperkuat implementasi pendidikan vokasi berbasis riset dan kebutuhan sektor pertanian. Melalui uji adaptasi, hasil penelitian dapat dikembangkan dan diuji sesuai dengan kondisi agroekosistem, sehingga memiliki relevansi yang lebih kuat untuk mendukung pengembangan komoditas pertanian di tingkat regional maupun nasional.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi Polinela dalam memperkuat implementasi pendidikan vokasi berbasis riset dan kebutuhan sektor pertanian

Kerja sama riset kacang hijau juga membuka ruang bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan penelitian yang bersifat aplikatif. Hal tersebut sejalan dengan karakter pendidikan vokasi yang tidak hanya menekankan penguasaan teori, tetapi juga kemampuan menghasilkan solusi yang dapat diterapkan secara nyata di dunia kerja dan masyarakat.

Dari sisi pengembangan kelembagaan, kerja sama dengan UGM juga memperluas peluang kolaborasi akademik dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, khususnya melalui penguatan program pascasarjana. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan keilmuan, penelitian, publikasi, serta pengembangan inovasi di bidang pertanian.

Bagi Polinela, kolaborasi ini sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi vokasi sebagai bagian dari ekosistem riset dan inovasi pertanian. Integrasi antara pendidikan, penelitian, dan penerapan teknologi menjadi fondasi penting dalam menghasilkan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan sektor pertanian sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui kerja sama Polinela dan UGM, pengembangan varietas kacang hijau Bulaksumur 01 dan Bulaksumur 02 diharapkan dapat terus didukung melalui proses uji adaptasi dan riset yang sistematis. Pada saat yang sama, penguatan kerja sama pendidikan pascasarjana menjadi bagian dari komitmen kedua institusi dalam membangun sumber daya manusia unggul serta memperluas kontribusi perguruan tinggi terhadap pengembangan pertanian berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut mencerminkan komitmen Polinela untuk terus membangun kemitraan akademik dan riset yang produktif, sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan vokasi yang terhubung dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan pembangunan pertanian.