Polinela, Selasa (22/09/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis dalam mendukung pelaksanaan pendidikan vokasi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan kompetensi teknis, tetapi juga pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, serta kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui audiensi dan pembahasan rencana pelaksanaan Hari Karantina di Polinela, yang direncanakan berlangsung pada 9 Oktober 2026. Kegiatan ini dipersiapkan sebagai ruang edukasi bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat peran strategis kekarantinaan dalam melindungi sumber daya alam, kesehatan masyarakat, serta mendukung kelancaran lalu lintas komoditas pertanian, hewan, ikan, dan produk turunannya.
Rangkaian kegiatan Hari Karantina di Polinela dirancang dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui kuliah umum kekarantinaan dan pendidikan karakter, yang akan menghadirkan motivator di bidang pendidikan karakter. Kehadiran motivator diharapkan dapat memberikan penguatan kepada mahasiswa mengenai pentingnya integritas, disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi sebagai bagian dari pembentukan lulusan pendidikan vokasi yang kompeten dan berkarakter.
Selain kuliah umum, kegiatan juga akan diisi dengan Pemilihan Duta Karantina. Program tersebut menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, serta kepedulian terhadap isu kekarantinaan. Duta Karantina diharapkan dapat menjadi representasi mahasiswa dalam menyampaikan edukasi mengenai pentingnya kekarantinaan kepada lingkungan kampus maupun masyarakat.
Tidak hanya berorientasi pada pengembangan soft skills, rangkaian Hari Karantina juga direncanakan menghadirkan Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI). Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, melakukan kajian berbasis data, serta menawarkan gagasan dan inovasi yang relevan dengan bidang kekarantinaan.
Bagi Polinela sebagai Perguruan Tinggi Pendidikan Vokasi, kegiatan tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan proses pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan karakter. Mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menguasai kompetensi sesuai bidang keilmuannya, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, kreativitas, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat serta pembangunan nasional.
Melalui rangkaian kegiatan Hari Karantina, sinergi antara Polinela dan instansi terkait diharapkan dapat membuka ruang pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa sekaligus memperkenalkan sektor kekarantinaan sebagai bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan, perlindungan sumber daya hayati, serta perdagangan komoditas yang aman dan sesuai ketentuan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan vokasi yang semakin dekat dengan dunia kerja dan dunia industri. Interaksi langsung antara mahasiswa dengan praktisi maupun pemangku kepentingan di bidang kekarantinaan diharapkan dapat memberikan pengalaman kontekstual yang memperkaya proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi kebutuhan profesional di masa mendatang.
Dengan menggabungkan pendidikan karakter, kuliah umum, kompetisi ilmiah, dan pengembangan kepemimpinan mahasiswa melalui Duta Karantina, peringatan Hari Karantina di Polinela diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi momentum edukatif untuk menumbuhkan generasi muda yang kompeten, berintegritas, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan sumber daya serta kepentingan masyarakat.





