Polinela, Senin (26/08/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melaksanakan Apel Pelepasan Mahasiswa Praktik Kerja Lapang (PKL) Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 sebagai bagian dari upaya memperkuat pembelajaran berbasis praktik sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja secara profesional.
Kegiatan yang dilaksanakan di pelataran belakang Gedung Serba Guna (GSG) Polinela tersebut diikuti sebanyak 1.185 mahasiswa dari 21 program studi, yang terdiri atas 20 program studi Sarjana Terapan dan satu program studi Diploma III.
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (P2MPP) Polinela, Rusmianto, S.E., M.Si. Dalam laporannya, disampaikan bahwa pelaksanaan PKL merupakan bagian penting dari proses pembelajaran pendidikan vokasi yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan kerja sesuai dengan bidang kompetensi masing-masing.
Laporan tersebut juga menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan PKL diharapkan mampu memperkuat keterkaitan antara pembelajaran yang diperoleh di kampus dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kompetensi teknis sekaligus kemampuan nonteknis, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, kerja sama, etika, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan profesional.
Apel pelepasan kemudian dipimpin langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., didampingi seluruh kepala jurusan dan koordinator program studi terkait. Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menjadi bentuk dukungan institusi terhadap mahasiswa yang akan menjalani salah satu tahapan penting dalam proses pendidikan vokasi.

Dalam arahannya, Direktur Polinela menekankan agar mahasiswa memanfaatkan pelaksanaan PKL sebagai kesempatan untuk belajar dan memperoleh pengalaman sebanyak-banyaknya dari dunia kerja. Mahasiswa juga diharapkan mampu menjaga sikap, kedisiplinan, etika, dan nama baik almamater selama berada di lokasi PKL.
PKL tidak hanya menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama proses pembelajaran di kampus, tetapi juga menjadi ruang untuk memahami secara langsung budaya kerja, standar operasional, perkembangan teknologi, serta berbagai persoalan nyata yang dihadapi di lapangan.
Sebagai perguruan tinggi pendidikan vokasi, Polinela menempatkan keterhubungan antara pembelajaran di kampus dengan kebutuhan dunia kerja sebagai bagian penting dalam proses pembentukan kompetensi lulusan. Karena itu, pelaksanaan PKL menjadi salah satu wahana strategis untuk memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman pembelajaran yang relevan dengan perkembangan dunia usaha, dunia industri, dunia kerja, maupun instansi terkait.
Sebanyak 1.185 mahasiswa yang dilepas selanjutnya akan melaksanakan PKL pada berbagai mitra sesuai dengan bidang keilmuan dan kompetensi program studi masing-masing. Selama pelaksanaan, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi secara positif sekaligus membangun jejaring profesional yang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan karier mereka di masa mendatang.
Di sisi lain, pelaksanaan PKL juga menjadi bagian dari upaya Polinela dalam memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak. Interaksi mahasiswa dengan mitra di lapangan diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengembangan pembelajaran di kampus agar semakin adaptif terhadap kebutuhan dan perubahan kompetensi di dunia kerja.
Melalui pelepasan mahasiswa PKL Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Polinela terus memperkuat komitmennya dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama PKL diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan kompetensi, karakter profesional, dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Dengan dilepasnya 1.185 mahasiswa tersebut, Polinela berharap seluruh peserta dapat menjalankan PKL dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas dan nama baik institusi, serta menjadikan setiap pengalaman di lapangan sebagai proses pembelajaran untuk tumbuh menjadi lulusan yang berakhlak mulia, terampil, disiplin, mandiri, dan berdaya saing.





