Polinela, Jum’at (14/08/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) memperkuat kesiapan sumber daya manusia akademik dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi yang berkualitas. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Persiapan Pembelajaran bagi Dosen Muda, yang dilaksanakan di Ruang CB1 Polinela dan diikuti oleh 68 dosen muda angkatan 2025.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Polinela dalam mempersiapkan para dosen muda untuk melaksanakan tugas pembelajaran pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Melalui workshop tersebut, para peserta mendapatkan penguatan pemahaman mengenai konsep pembelajaran, perangkat pembelajaran, penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), serta pemanfaatan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran.
Kegiatan diawali dengan arahan dan sambutan Direktur Polinela, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si. Dalam arahannya, Direktur menekankan pentingnya memahami filosofi pendidikan di Polinela sebagai perguruan tinggi vokasi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter lulusan.

Filosofi tersebut tercermin melalui nilai berakhlak mulia, terampil, disiplin, dan mandiri yang menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di Polinela. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya ditanamkan kepada mahasiswa, tetapi juga tercermin dalam sikap dan keteladanan dosen sebagai pendidik.
Direktur juga menekankan pentingnya kesiapan dosen dalam menyiapkan perangkat pembelajaran sebagai instrumen utama dalam pelaksanaan proses pendidikan. Perangkat pembelajaran yang disusun secara baik dan sistematis menjadi landasan agar proses pembelajaran dapat berlangsung terarah, terukur, relevan dengan kebutuhan dunia kerja, serta mendukung pencapaian kompetensi lulusan pendidikan vokasi.
Selanjutnya, Wakil Direktur Bidang Akademik Polinela, Didik Kuswadi, memberikan penguatan mengenai sejarah, perkembangan, serta tujuan Polinela sebagai perguruan tinggi pendidikan vokasi. Materi tersebut menjadi bagian penting bagi dosen muda untuk memahami identitas kelembagaan sekaligus posisi dan tanggung jawab dosen dalam mendukung pencapaian visi dan tujuan institusi.
Memasuki sesi materi, Kepala UPA TIK Polinela menyampaikan materi mengenai Pembuatan Materi Pembelajaran Berbasis AI. Sesi ini memberikan wawasan kepada dosen muda mengenai pemanfaatan teknologi AI sebagai salah satu instrumen pendukung dalam merancang dan mengembangkan materi pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Pemanfaatan AI dalam pembelajaran tidak hanya diarahkan pada aspek efisiensi, tetapi juga sebagai sarana untuk membantu dosen mengembangkan pengalaman belajar yang lebih inovatif. Dosen tetap memiliki peran utama dalam menentukan substansi, metode, konteks, serta kualitas akademik materi yang dihasilkan dengan dukungan teknologi tersebut.
Sementara itu, Kepala Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (PPMPP) Polinela memberikan materi mengenai Perangkat Pembelajaran Berbasis Kurikulum OBE. Materi ini menjadi penguatan penting bagi dosen muda dalam memahami keterkaitan antara capaian pembelajaran, proses pembelajaran, metode asesmen, hingga evaluasi ketercapaian kompetensi mahasiswa.
Melalui pendekatan OBE, dosen didorong untuk merancang pembelajaran yang berorientasi pada learning outcomes, sehingga setiap aktivitas pembelajaran memiliki keterkaitan yang jelas dengan kompetensi yang harus dicapai mahasiswa. Pendekatan tersebut juga selaras dengan karakter pendidikan vokasi yang menekankan keterampilan, kompetensi, dan kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan dunia kerja dan dunia industri.
Workshop ini diharapkan menjadi bekal awal bagi 68 dosen muda Polinela untuk memasuki proses pembelajaran Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 dengan kesiapan yang lebih baik. Selain memperkuat kompetensi pedagogis, kegiatan ini juga mendorong dosen untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan AI, tanpa meninggalkan prinsip mutu akademik dan karakter pendidikan vokasi.
Melalui penguatan kompetensi dosen secara berkelanjutan, Polinela berkomitmen membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada capaian lulusan. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah Polinela dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang relevan dengan perkembangan zaman sekaligus menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia, terampil, disiplin, dan mandiri.





