Polinela, Jum’at (10/07/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) memperkuat kemitraan strategis dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerimaan kunjungan dari PT LiuGong Machinery Indonesia di Kampus Polinela.
Rombongan PT LiuGong Machinery Indonesia dipimpin oleh Aftersales Director, Sahdan Fikri, didampingi Key Account Aftersales, Dimas Riska Irawan, serta Head of Learning & Development, Mulyono. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., didampingi Wakil Direktur Bidang Akademik, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., dan Wakil Direktur Bidang Kerja Sama, Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan membahas berbagai peluang kolaborasi antara Polinela dan PT LiuGong Machinery Indonesia, khususnya dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri alat berat dan otomotif. Sejumlah agenda yang menjadi fokus pembahasan meliputi penguatan kurikulum berbasis industri, pelaksanaan program magang mahasiswa, peningkatan kompetensi dosen, pelatihan teknis, sertifikasi kompetensi, hingga peluang kerja sama dalam pengembangan laboratorium dan penyediaan fasilitas pembelajaran.
Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kunjungan PT LiuGong Machinery Indonesia sebagai langkah awal dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan.
“Polinela senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan dunia industri untuk menghadirkan proses pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. Sinergi ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan vokasi yang memiliki kompetensi unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi di sektor industri,” ujarnya.
Sementara itu, Aftersales Director PT LiuGong Machinery Indonesia, Sahdan Fikri, mengungkapkan bahwa perguruan tinggi vokasi memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten sesuai kebutuhan industri.
“Kami melihat Polinela memiliki potensi besar sebagai mitra strategis dalam mencetak tenaga profesional di bidang teknik dan alat berat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan dunia industri,” katanya.
Wakil Direktur Bidang Akademik, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., menambahkan bahwa kemitraan dengan industri merupakan bagian dari strategi Polinela dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis praktik dan pengalaman kerja nyata.
“Masukan dari industri menjadi referensi penting dalam penyelarasan kurikulum sehingga lulusan Polinela memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur Bidang Kerja Sama, Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs., menyampaikan bahwa Polinela terus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai perusahaan nasional maupun internasional untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Melalui kunjungan ini, Polinela berharap terjalin kerja sama yang berkesinambungan dengan PT LiuGong Machinery Indonesia dalam berbagai program pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian terapan, serta penguatan ekosistem pendidikan vokasi yang mampu menjawab tantangan industri masa depan.





