Berita

Perkuat Standar Mutu Perpustakaan, Polinela Gelar Seminar Strategi Sukses Akreditasi Perguruan Tinggi

Polinela, Senin (02/11/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melalui Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan menyelenggarakan Seminar Kiat Sukses 6 Komponen Akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 2–3 November 2026, ini menjadi salah satu upaya strategis Polinela dalam memperkuat kualitas tata kelola, meningkatkan standar layanan, serta mempersiapkan perpustakaan menghadapi proses akreditasi sesuai dengan standar nasional perpustakaan perguruan tinggi.

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dengan menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang pengelolaan serta akreditasi perpustakaan. Pada hari pertama, Senin (2/11), seminar menghadirkan Khusnul Khotimah, S.IP., M.M., pustakawan sekaligus asesor akreditasi perpustakaan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), yang menyampaikan materi secara daring melalui platform Zoom.

Kegiatan diawali dengan laporan kegiatan dan sambutan Kepala UPA Perpustakaan Polinela, Dr. Ir. Suraya Kaffi Syahfura, M.T.A. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa seminar ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan seluruh pengelola perpustakaan dalam memenuhi enam komponen penilaian akreditasi perpustakaan perguruan tinggi.

Ia juga menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan, ketersediaan koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan, serta kompetensi sumber daya manusia perpustakaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memperoleh pemahaman yang komprehensif sehingga mampu mengimplementasikan standar akreditasi dalam penyelenggaraan layanan perpustakaan Polinela.

Selanjutnya, sambutan sekaligus pembukaan kegiatan disampaikan oleh Direktur Polinela, yang dalam kesempatan ini diwakili Wakil Direktur Bidang Akademik, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis sebagai salah satu pusat sumber belajar, pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan peningkatan kualitas akademik di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, perpustakaan perguruan tinggi harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan sivitas akademika. Oleh karena itu, penguatan tata kelola dan pemenuhan standar akreditasi menjadi bagian penting dalam memastikan perpustakaan mampu memberikan layanan yang berkualitas, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.

“Akreditasi perpustakaan hendaknya tidak hanya dipandang sebagai upaya memperoleh predikat atau penilaian tertentu, tetapi menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan pembenahan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, saya berharap UPA Perpustakaan Polinela dapat semakin meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan, sehingga mampu menjadi pusat informasi dan sumber belajar yang mendukung peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Memasuki sesi utama, Khusnul Khotimah, S.IP., M.M. menyampaikan materi terkait strategi pemenuhan enam komponen akreditasi perpustakaan perguruan tinggi. Materi diarahkan pada pemahaman terhadap indikator penilaian, kelengkapan bukti dukung, kesesuaian dokumen, serta langkah-langkah strategis yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi proses akreditasi.

Melalui pemaparan tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya kesesuaian antara standar yang ditetapkan dengan implementasi pengelolaan perpustakaan di lapangan. Selain itu, pemahaman terhadap indikator akreditasi diharapkan dapat membantu pengelola dalam mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan sekaligus menyusun langkah perbaikan secara terukur.

Melalui penyelenggaraan seminar ini, Polinela menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan penunjang akademik, khususnya perpustakaan, sebagai bagian integral dalam mendukung terwujudnya pendidikan vokasi yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing.