Polinela, Jum’at (23/10/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) terus mendorong penguatan kemitraan strategis antara perguruan tinggi vokasi dan dunia usaha serta dunia industri (DUDI) melalui Session II — Partnership Building Tables dalam rangkaian BizConnect Event 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Polinela.
Sesi ini menjadi ruang kolaborasi terstruktur untuk mempertemukan perwakilan Polinela dengan mitra industri dan institusi terkait guna mengidentifikasi peluang kerja sama, menyelaraskan kebutuhan masing-masing pihak, serta merumuskan langkah tindak lanjut yang mendukung pengembangan pendidikan vokasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sebagai perguruan tinggi pendidikan vokasi, Polinela memandang kemitraan industri sebagai salah satu elemen penting dalam memastikan proses pembelajaran berjalan seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan tenaga kerja, dan dinamika dunia profesional. Oleh karena itu, hubungan dengan industri perlu dikembangkan tidak hanya melalui pertukaran informasi, tetapi juga melalui program kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, institusi, dan perusahaan.
Dalam sesi Partnership Building Tables, peserta mendiskusikan sejumlah peluang kerja sama potensial, meliputi program magang mahasiswa, kuliah praktisi atau dosen tamu, rekrutmen tenaga kerja, sertifikasi kompetensi, penyelarasan kurikulum, penelitian terapan, serta program pelatihan sesuai kebutuhan industri.
Forum ini dirancang agar proses penjajakan kemitraan menghasilkan pembahasan yang lebih terarah. Setiap kelompok didorong untuk mengidentifikasi potensi kerja sama, membahas kebutuhan dan kontribusi masing-masing pihak, serta merumuskan langkah lanjutan yang dapat dikembangkan bersama. Pendekatan tersebut diharapkan menjadi dasar bagi terbentuknya kemitraan yang konkret, terukur, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga membuka ruang bagi Polinela dan mitra industri untuk membahas kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan perusahaan. Masukan yang disampaikan oleh para praktisi diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan kurikulum, penguatan pembelajaran berbasis praktik, serta peningkatan keterampilan teknis dan nonteknis mahasiswa.
Selain forum pembangunan kemitraan, rangkaian BizConnect Event 2026 dilengkapi dengan Group Discussion, Company Information, serta sesi Career & Networking. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk berdiskusi lebih mendalam, mengenal profil dan kebutuhan perusahaan, serta membangun jejaring profesional dengan perwakilan industri.
Sesi Company Information memberikan ruang bagi mitra untuk memperkenalkan profil perusahaan, bidang usaha, kebutuhan sumber daya manusia, dan peluang pengembangan karier. Informasi ini membantu mahasiswa dan institusi pendidikan memahami lebih dekat karakteristik dunia kerja, termasuk kompetensi yang dibutuhkan perusahaan dalam menghadapi perubahan industri.
Sementara itu, sesi Career & Networking menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperluas jejaring, bertukar informasi mengenai peluang karier, serta menjajaki hubungan profesional dengan mitra industri. Interaksi langsung tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai jalur karier dan persiapan yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja.
Bagi Polinela, rangkaian kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat keterhubungan antara pembelajaran di kampus dan kebutuhan di lapangan. Keterlibatan industri diharapkan dapat mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman praktik, paparan terhadap standar profesional, serta pemahaman mengenai perubahan teknologi dan tuntutan pekerjaan.
Kepala Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (P2MPP) Polinela sekaligus Ketua Pelaksana BizConnect Event 2026, Rusmianto, S.E., M.Si., sebelumnya menegaskan pentingnya keselarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan perusahaan. Melalui forum kemitraan, upaya tersebut didorong agar dapat diterjemahkan menjadi peluang kerja sama yang dapat ditindaklanjuti oleh institusi pendidikan dan mitra industri.
Dengan demikian, BizConnect Event 2026 tidak hanya menjadi wadah pertukaran gagasan, tetapi juga sarana untuk membangun fondasi kerja sama yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi, kesiapan kerja mahasiswa, dan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia di sektor industri.
Rangkaian BizConnect Event 2026 ditutup oleh Direktur Polinela yang dalam kesempatan tersebut diwakili Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Agung Adi Candra, S.Kh., M.Si. Penutupan ini menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang mencakup diskusi strategis, penjajakan kemitraan, pengenalan perusahaan, serta penguatan jejaring antara perguruan tinggi vokasi dan dunia industri.
Melalui penyelenggaraan BizConnect Event 2026, Polinela berharap hubungan dengan mitra industri dapat terus berkembang menjadi kolaborasi yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata. Penguatan kemitraan ini menjadi bagian dari komitmen Polinela untuk meningkatkan relevansi pendidikan vokasi, memperluas peluang pengembangan kompetensi mahasiswa, serta menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja.

Sinergi antara perguruan tinggi vokasi dan industri diharapkan tidak hanya mendukung kesiapan lulusan memasuki pasar kerja, tetapi juga membuka peluang pengembangan inovasi, penelitian terapan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk mendukung kemajuan industri dan pembangunan nasional.




