Berita

Dosen Polinela Raih Gelar Doktor, Dorong Pengembangan Peternakan Kerbau Rakyat Berbasis Agroekosistem

Polinela, Kamis (10/09/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) memperkuat kualitas sumber daya manusia akademiknya melalui capaian pendidikan doktoral salah satu dosen pada Jurusan Peternakan. Dr. Ir. Neko Riffiandi, S.Pt., M.Si., IPM., dosen Program Studi Teknologi Pakan Ternak, Jurusan Peternakan Polinela, berhasil meraih gelar Doktor pada bidang Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan di Fakultas Peternakan IPB University.

Capaian akademik tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polinela dalam mengembangkan pendidikan tinggi vokasi yang didukung oleh sumber daya manusia unggul, kompeten, dan memiliki kepakaran yang relevan dengan kebutuhan pembangunan sektor peternakan.

Dalam menyelesaikan pendidikan doktornya, Dr. Neko Riffiandi mengangkat disertasi berjudul “Strategi Pengembangan Peternakan Kerbau Rakyat Berkelanjutan Berbasis Agroekosistem di Kabupaten Kerinci.”

Penelitian tersebut mengangkat isu pengembangan peternakan kerbau rakyat dengan pendekatan agroekosistem sebagai salah satu perspektif dalam mendorong keberlanjutan sistem peternakan. Kajian ini menjadi relevan karena pengembangan peternakan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produktivitas ternak, tetapi juga perlu mempertimbangkan keterkaitan antara ternak, sumber daya pakan, lingkungan, kondisi sosial ekonomi masyarakat, serta potensi wilayah.

Sebagai dosen pada Program Studi Teknologi Pakan Ternak, keahlian Dr. Neko Riffiandi juga memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan sistem produksi peternakan yang efisien dan berkelanjutan. Penguatan kompetensi akademik tersebut diharapkan dapat memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat keterhubungan antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan praktik peternakan di lapangan.

Perspektif agroekosistem yang diangkat dalam disertasi tersebut juga sejalan dengan karakter pendidikan tinggi vokasi yang menempatkan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai bagian penting dalam menjawab persoalan nyata di masyarakat. Melalui riset yang berbasis pada potensi dan permasalahan wilayah, perguruan tinggi vokasi dapat berkontribusi dalam menghasilkan inovasi yang aplikatif dan memberikan manfaat bagi pengembangan sektor produktif.

Bagi Polinela, bertambahnya dosen bergelar doktor menjadi modal penting dalam memperkuat kapasitas akademik dan pengembangan keilmuan di lingkungan perguruan tinggi. Kompetensi tersebut dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor peternakan.

Kepakaran Dr. Neko Riffiandi dalam bidang produksi dan teknologi peternakan diharapkan turut memperkuat peran Jurusan Peternakan Polinela dalam menyiapkan lulusan vokasi yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mampu memahami persoalan peternakan secara komprehensif serta mengembangkan solusi berbasis teknologi dan kondisi agroekosistem.

Melalui capaian ini, Polinela terus mendorong peningkatan kapasitas dan kualifikasi akademik dosen sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dunia kerja, serta pembangunan masyarakat.

Riset mengenai strategi pengembangan peternakan kerbau rakyat berkelanjutan berbasis agroekosistem di Kabupaten Kerinci juga memperlihatkan bahwa penguatan pendidikan vokasi dapat berjalan beriringan dengan pengembangan riset terapan. Pengetahuan yang dihasilkan dari penelitian diharapkan dapat menjadi sumber pembelajaran sekaligus membuka ruang bagi pengembangan inovasi peternakan yang sesuai dengan karakteristik dan potensi daerah.

Dengan diraihnya gelar doktor tersebut, Dr. Neko Riffiandi diharapkan semakin memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan inovasi di bidang peternakan, sekaligus memperkuat kiprah Polinela sebagai perguruan tinggi pendidikan vokasi yang berkomitmen menghasilkan sumber daya manusia kompeten dan memberikan solusi nyata bagi pembangunan sektor pertanian dan peternakan berkelanjutan.