Berita

Tingkatkan Mutu Pengelolaan Akademik, Polinela Benchmarking ke Polines untuk Perkuat Tata Kelola Jurusan dan Program Studi

Polinela, Kamis (20/08/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan vokasi melalui peningkatan tata kelola akademik di tingkat jurusan dan program studi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Benchmarking Peningkatan Kualitas Pengelolaan Jurusan dan Program Studi di Politeknik Negeri Lampung yang dilaksanakan di Politeknik Negeri Semarang (Polines).

Kegiatan benchmarking ini menjadi bagian dari langkah strategis Polinela dalam mengembangkan tata kelola akademik yang semakin efektif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Melalui kegiatan tersebut, Polinela berupaya memperoleh wawasan, pengalaman, serta praktik terbaik yang dapat menjadi referensi dalam penguatan pengelolaan jurusan dan program studi di lingkungan Polinela.

Rombongan Polinela terdiri atas dosen dari berbagai jurusan dan program studi. Rombongan dipimpin oleh Direktur Polinela, dalam hal ini diwakili oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., didampingi Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum, Iskandar Zulkarnain, S.T., M.T.

Rombongan Polinela terdiri atas dosen dari berbagai jurusan dan program studi. Rombongan dipimpin oleh Direktur Polinela, dalam hal ini diwakili oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., didampingi Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum, Iskandar Zulkarnain, S.T., M.T.

Kedatangan rombongan Polinela disambut langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Semarang, Dr. Garup Lambang Goro, S.T., M.T. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua perguruan tinggi vokasi untuk saling bertukar pengalaman terkait pengelolaan pendidikan, khususnya dalam penguatan manajemen jurusan dan program studi.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan benchmarking diarahkan untuk menggali berbagai pengalaman dan strategi Polines dalam mengelola unit akademik, mulai dari tata kelola jurusan dan program studi, pengembangan sumber daya manusia, penguatan proses pembelajaran, pengelolaan akademik, hingga upaya peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Wakil Direktur Bidang Akademik Polinela, Didik Kuswadi, menyampaikan bahwa benchmarking merupakan bagian dari komitmen Polinela untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan tata kelola pendidikan. Menurutnya, perguruan tinggi vokasi perlu memiliki tata kelola yang kuat agar mampu merespons kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi yang terus berubah.

“Benchmarking ini menjadi kesempatan bagi Polinela untuk belajar dari pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan di Polines. Kami berharap berbagai hal yang diperoleh dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan jurusan dan program studi di Polinela,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pertukaran informasi, tetapi juga mendorong terbentuknya perspektif baru dalam pengelolaan akademik. Para dosen yang mengikuti kegiatan diharapkan dapat memperoleh referensi mengenai berbagai pendekatan inovatif yang dapat disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing jurusan serta program studi di Polinela.

Sebagai perguruan tinggi pendidikan vokasi, Polinela memiliki tanggung jawab untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan selaras dengan kebutuhan industri, dunia usaha, dunia kerja, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu, penguatan tata kelola di tingkat jurusan dan program studi menjadi salah satu fondasi penting dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, adaptif, dan memiliki daya saing.

Kegiatan benchmarking di Polines juga menjadi ruang untuk memperkuat jejaring antarpoliteknik sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas pada masa mendatang. Pertukaran pengalaman antarsivitas akademika diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan institusi, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan akademik dan pengelolaan program pendidikan vokasi.

Melalui kegiatan ini, Polinela menegaskan komitmennya untuk membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Berbagai praktik baik yang diperoleh dari Polines selanjutnya diharapkan dapat dikaji dan diadaptasi sesuai dengan kebutuhan institusi, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas tata kelola jurusan dan program studi.

Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah Polinela dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang semakin unggul, relevan, dan responsif terhadap perubahan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan sumber daya manusia yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah, nasional, dan dunia kerja.