Polinela, Minggu (25/10/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengawali rangkaian Kompetisi Inovasi Teknologi Bidang Pertanian ke-8 atau 8th Agricultural Innovation Technology Competition (AITeC VIII) Tahun 2026 dengan menggelar Gala Dinner di Aula Semergou, Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Kegiatan yang berlangsung pada malam sebelum pembukaan kompetisi ini menjadi momentum untuk menyambut peserta dan tamu undangan sekaligus mempererat silaturahmi serta membangun sinergi antara perguruan tinggi vokasi, panitia penyelenggara, dan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Sebagai salah satu rangkaian awal AITeC VIII Tahun 2026, Gala Dinner tidak sekadar menjadi agenda penyambutan, tetapi juga ruang interaksi bagi para peserta dari berbagai perguruan tinggi untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, serta membangun jejaring kolaborasi.
Kegiatan diawali dengan sambutan Direktur Polinela, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Agung Adi Candra, S.Kh., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pendamping, panitia, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya AITeC VIII Tahun 2026.
Ia menegaskan bahwa AITeC merupakan wadah bagi mahasiswa perguruan tinggi vokasi untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan inovasi dalam menjawab berbagai tantangan di sektor pertanian. Melalui kompetisi ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan gagasan inovatif, tetapi juga mengembangkan solusi teknologi yang aplikatif, adaptif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
“Melalui AITeC VIII Tahun 2026, kami berharap mahasiswa dapat menjadikan kompetisi ini sebagai ruang untuk mengembangkan potensi, menguji gagasan, dan menunjukkan bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan sektor pertanian. Lebih dari sekadar berkompetisi, kegiatan ini diharapkan memperkuat semangat kolaborasi, sportivitas, dan berbagi pengetahuan antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi,” ungkapnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Badan Koordinasi Kemahasiswaan (BAKORMA) Politeknik se-Indonesia yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Bendahara BAKORMA, Wiwik Endah Rahayu, S.TP., M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kompetisi sebagai sarana pengembangan kapasitas mahasiswa, khususnya dalam mengasah kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kerja sama tim, serta keterampilan memecahkan persoalan melalui pendekatan teknologi.
“Kompetisi seperti AITeC menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, menguji inovasi, serta belajar dari pengalaman dan karya peserta lainnya. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadikan ajang ini sebagai sarana memperluas jejaring serta meningkatkan kualitas diri,” ungkapnya.
Sementara itu, sambutan Wali Kota Bandar Lampung disampaikan oleh Wilson Faisol, S.E., M.M., selaku Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Bandar Lampung. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan AITeC VIII Tahun 2026 yang menghadirkan mahasiswa dan perwakilan perguruan tinggi untuk berkompetisi, bertukar gagasan, serta mengembangkan inovasi di bidang pertanian.
Menurutnya, kegiatan yang mempertemukan kalangan akademisi dan mahasiswa dari berbagai daerah tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring, memperkenalkan potensi daerah, serta memperkuat hubungan antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah daerah. Kehadiran peserta dari berbagai perguruan tinggi juga diharapkan dapat memberikan pengalaman positif selama berada di Bandar Lampung.
“Kami menyambut baik penyelenggaraan AITeC VIII Tahun 2026 di Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas, mengembangkan inovasi, dan membangun kolaborasi. Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik sekaligus mengenal potensi dan keramahan Kota Bandar Lampung,” ungkapnya.
Penyelenggaraan Gala Dinner AITeC VIII Tahun 2026 mencerminkan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang inovatif. Melalui pertemuan ini, para peserta tidak hanya dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga didorong untuk membangun hubungan profesional, berbagi pengalaman, dan membuka peluang kerja sama di masa mendatang.
Bagi Polinela, penyelenggaraan AITeC VIII merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa, memperkuat jejaring antarperguruan tinggi vokasi, serta mendorong inovasi teknologi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan sektor pertanian.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun melalui Gala Dinner, rangkaian AITeC VIII Tahun 2026 diharapkan berlangsung lancar, kompetitif, dan inspiratif, sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik serta berkontribusi dalam pengembangan teknologi pertanian yang berkelanjutan.





