Berita

Polinela Perkuat Komitmen Kerja Sama Pendidikan Vokasi Internasional melalui CITIEA 2026

Polinela, Kamis (30/04/2026). Politeknik Negeri Lampung (Polinela) kembali menghadiri kegiatan 3rd Annual Conference of China–Indonesia TVET Industry–Education Alliance (CITIEA) 2026 yang diselenggarakan di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Kehadiran Polinela pada forum internasional tersebut diwakili oleh Direktur Polinela, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., bersama Wakil Direktur IV Bidang Kerja Sama, Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs. Partisipasi ini menjadi kelanjutan dari komitmen Polinela dalam memperkuat jejaring kerja sama pendidikan vokasi Indonesia–Tiongkok, setelah sebelumnya turut hadir pada penyelenggaraan 1st dan 2nd Annual Conference CITIEA.

CITIEA 2026 mempertemukan institusi pendidikan vokasi, pemerintah, dan mitra industri Indonesia–Tiongkok. Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi pendidikan vokasi, penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, pengembangan riset terapan, inovasi, serta jejaring akademik dan industri.

Direktur Polinela, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa keikutsertaan Polinela dalam CITIEA 2026 merupakan upaya berkelanjutan untuk memperluas kolaborasi internasional.

“Melalui forum ini, Polinela terus memperkuat jejaring, menjajaki kerja sama dengan institusi vokasi dan industri, serta mendukung pengembangan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan global,” ujarnya.

Wakil Direktur IV Bidang Kerja Sama, Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs., menyampaikan bahwa kehadiran Polinela dalam CITIEA 2026 menjadi bagian dari kesinambungan kerja sama yang telah dibangun melalui forum CITIEA sebelumnya.

“Kami berharap partisipasi berkelanjutan ini dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama yang semakin konkret dan berdampak bagi pengembangan pendidikan vokasi di Polinela,” ujarnya.

Partisipasi Polinela dalam CITIEA 2026 diharapkan semakin memperkuat peluang kerja sama, khususnya dalam bidang penyelarasan kurikulum, riset dan inovasi, pertukaran akademik, serta penguatan hubungan dengan dunia industri. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Polinela dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi dan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional